POJOKSATU.id, WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berang melihat sepak terjang PM Israel Benjamin Netanyahu.
Trump secara terbuka mengkritik Benjamin Netanyahu yang menggembar-gemborkan mengenai fasilitas nuklir bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe.
Kritikan ini dilontarkan sebelum Trump melakukan pembicaraan dengan Netanyahu di Gedung Putih.
Dalam wawancara dengan Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (29/7/2026), Trump mengatakan bahwa Netanyahu seharusnya membahas kekhawatiran mengenai fasilitas nuklir bawah tanah Iran, Gunung Pickaxe, secara privat dengan dirinya.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Minta PMJ Usut Tuntas Penyebab Tewasnya Penjaga Rumah Eks Jampidsus
"Saya mendengar Bibi mengumumkannya. Saya berkata, 'Mengapa Anda tidak menyampaikannya secara langsung kepada saya? Mengapa Anda harus mengumumkannya kepada dunia?,” kata Trump.
Trump berpendapat bahwa Netanyahu menyoroti fasilitas nuklir tersebut karena dia ingin membujuk AS agar tetap terlibat dalam konflik dengan Iran.
"Tidak, saya tidak butuh Bibi memberitahu saya tentang hal itu. Bibi mengatakan hak tersebut karena dia ingin saya tetap terlibat," ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa Washington sepenuhnya mengetahui perkembangan di fasilitas tersebut dan memahami persis apa yang sedang terjadi.
Baca Juga: Apa Itu Candlestick? Kenali Pengertian, Cara Membaca, dan Pola yang Sering Digunakan Investor
Ditekankan oleh Trump bahwa meskipun militernya telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur militer Iran, fasilitas di Gunung Pickaxe telah menjadi target.
"Kita harus melumpuhkan Pickaxe jika kita tidak mencapai kesepakatan. Kita akan melumpuhkannya dengan sangat mudah," ucapnya.
Trump dan Netanyahu melakukan pembicaraan di Gedung Putih pada Selasa (28/7) waktu setempat.
Pada hari yang sama, Trump juga bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara terpisah di Gedung Putih.
Menyusul pertemuan dengan kedua pemimpin, Trump mengatakan bahwa pertemuan sangat baik.
"Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel, bersama saya dan para anggota DPR, telah melakukan pertemuan yang sangat baik! Tentu saja, banyak topik penting yang dibahas," kata Presiden AS tersebut.***

