POJOKSATU.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kembali memicu ketegangan global setelah melontarkan pernyataan keras soal Iran.

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal resmi Gedung Putih, Trump secara terbuka mengklaim bahwa Iran bisa dihancurkan dalam waktu sangat singkat.

Pernyataan itu sontak membuat dunia internasional waspada.

Baca Juga: Kondisi Keuangan Negara Terkuak, Purbaya Ungkap Saldo di BI Rp120 Triliun dan Defisit Dijaga di Bawah 3 Persen

“Semua negara itu (Iran) bisa kita rebut dalam waktu semalam. Bisa saja, itu terjadi besok malam,” kata Trump 7/4/2026.

Ia bahkan menegaskan bahwa operasi tersebut bisa berlangsung jauh lebih cepat.

“Dan itu akan terjadi dalam jangka waktu empat jam jika kita menginginkannya. Kita tidak ingin itu terjadi,” tegas Trump.

Baca Juga: Kondisi Keuangan Negara Terkuak, Purbaya Ungkap Saldo di BI Rp120 Triliun dan Defisit Dijaga di Bawah 3 Persen

Ancaman tersebut tak berhenti di situ. Trump juga menyebut bahwa jika Iran tidak memenuhi tuntutan tertentu, maka serangan akan menyasar infrastruktur vital.

“Jika tak ditepati, tak akan lagi ada jembatan, pembangkit energi, tak ada apa pun. Saya tak perlu melanjutkannya, sebab, ada lagi yang lebih buruk daripada ketiadaan dua hal tadi,”katanya.

Lebih jauh Trump juga menggambarkan dampak kehancuran yang akan dialami Iran.

Baca Juga: Komisi V DPRD Jabar Soroti Program OPD yang Lampaui Target, Encep Sugiana Minta Evaluasi Menyeluruh

“Butuh 100 tahun bagi mereka untuk membangunnya kembali. Bahkan sekarang, jika kita pergi hari ini, akan butuh 20 tahun bagi mereka untuk membangun kembali negara mereka, dan itu tidak akan pernah sebaik sebelumnya,” tegas Trump.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, terutama terkait isu nuklir dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Sejumlah pengamat menilai pernyataan Trump sebagai tekanan politik, namun tetap berisiko memicu eskalasi konflik besar.***