POJOKSATU.id — Ribuan warga Gaza memadati lapangan as-Saraya untuk merayakan gencatan senjata usai konflik berkepanjangan Hamas dan Israel.

Warga menyaksikan momen bersejarah pemulangan sandera.

Tiga wanita Israel yang sebelumnya menjadi tawanan Hamas, dibebaskan sebagai bagian dari syarat gencatan senjata yang telah disepakati.

Warga Palestina yang ditahan oleh Israel juga akan dibebaskan.

Baca Juga: Astagfirullah, Israel Masih Saja Bombardir Gaza Usai Kesepakatan Gencatan Senjata Diumumkan, Bukan Mengutuk, Pihak AS Malah Berikan Sikap Pembenaran

Laporan dari Al Jazeera menggambarkan suasana penuh kegembiraan di tengah kerumunan warga Gaza yang menyaksikan langsung proses penyerahan tawanan.

Mereka berkerumun di sekitar mobil Palang Merah yang mengangkut tiga sandera tersebut. Warga mengibarkan bendera Palestina dan bertakbir, “Allahu Akbar”.

Hamas resmi memulangkan ketiga sandera asal Israel pada Minggu (19/1/2025), tepat setelah seruan gencatan senjata diumumkan.

Baca Juga: INILAH Isi Kesepakatan GENCATAN SENJATA Israel Hamas, Ada Tiga Fase DIBERLAKUKAN, Semua Tuntutan Hamas DIPENUHI, Rekonstruksi Gaza Jadi Ujian Besar

Pasukan Brigade Qassam terlihat berjaga, membatasi warga yang berkumpul di lokasi untuk menjaga kelancaran proses penyerahan.

Melansir SkyNews, tiga sandera ini diserahkan kepada pasukan Palang Merah sebelum akhirnya dipindahkan ke militer Israel dan dibawa ke wilayah selatan Israel.

Dalam video yang beredar, ketiga wanita tersebut terlihat sehat, bahkan sempat tertawa dan melambaikan salam kepada anggota Hamas sebelum berpindah lokasi.

Kondisi ketiganya juga dikonfirmasi oleh pihak Sheba Medical Center.

"Ketiganya dalam keadaan baik," ujar perwakilan rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Netanyahu MENUDUH Hamas INGKARI Kesepakatan Gencatan Senjata, Menteri Smotrich TOLAK PERJANJIAN, Gaza Mencekam, 30 WARGA TEWAS dalam Serangan Udara

Rekaman yang dirilis memperlihatkan momen haru ketika para sandera memeluk keluarga mereka dengan erat, diiringi tangis bahagia. ***