POJOKSATU.Id - Virus Nipah mencuri perhatian dunia dengan mengakibatkan dua kematian misterius di Kerala, India.
Bahkan, lebih dari 700 orang, termasuk 153 petugas kesehatan India, telah menjalani tes untuk memeriksa kemungkinan penularan virus ini.
Virus Nipah, makhluk misterius yang menyerang hewan dan manusia, menjadi sorotan.
Virus Nipah Ini adalah penyakit zoonotik yang muncul yang disebabkan oleh virus Nipah, yang berasal dari keluarga Paramyxoviridae dan genus Henipavirus.
Baca Juga: Akibat Mengumbar 'Rudal' Sembarangan Demi Kenikmatan Sesaat, Tragis Bayi Ini Meninggal Tinggal Tulang Berbalut Kulit Diduga Karena Virus Ini
Penyakit ini berasal dari hewan, termasuk kelelawar buah yang menjadi inang alamiahnya, baik itu hewan liar atau peliharaan.
Angka kematian yang tinggi, berkisar antara 40% hingga 75%, menambah elemen ketegangan pada kasus ini, bergantung pada upaya wilayah dalam menghadapi wabah ini.
Sejarah Virus Nipah tidaklah baru, pertama kali ditemukan pada 1998-1999 saat wabah Virus Nipah ini muncul di Malaysia dan meluas hingga ke Singapura.
Hingga tahun 2021, kasus manusia mencapai 700 dengan 407 kematian di lima negara akibat Virus Nipah ini.
Baca Juga: BSI Error Sejak Senin, Pakar IT Ini Buat Analisa Mengejutkan Soal Virus Ransomware
Bangladesh melaporkan sebagian besar kasus dan kematian.
Di awal 2023, Bangladesh melaporkan 11 kasus baru dengan sebagian besar terkait konsumsi getah kurma.
Bagaimana virus Nipah bisa menular? Biasanya melalui hewan, seperti babi dan kelelawar buah, serta melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau produk makanan yang terkontaminasi.
Gejala penyakit ini bisa bervariasi mulai dari demam hingga ensefalitis fatal.
Baca Juga: Jessica Iskandar Tumbang, Dihajar Virus dan Bakteri
Penularannya bisa cepat, dan masa inkubasi bisa berlangsung hingga 45 hari.
Untuk mencegah penularan, hindari kontak dengan hewan berisiko, cuci makanan dengan baik, gunakan alat pelindung saat membersihkan kotoran hewan.
Cuci tangan secara teratur, dan hindari makanan yang tidak matang.
Teruslah waspada terhadap ancaman misterius Virus Nipah ini.***
