POJOKSATU.id — Di sebuah kota, hiduplah seorang pemuda bernama Faraqna yang bekerja sebagai pedagang kain.
Setiap hari, ia berkeliling menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah.
Selain dikenal rajin dan pekerja keras, pemuda ini juga memiliki ketampanan yang menarik perhatian banyak orang.
Suatu hari, seorang wanita terpikat oleh ketampanannya dan memanggilnya masuk ke rumahnya. Tanpa curiga, pemuda itu pun menghampiri.
Namun, ternyata wanita itu memiliki maksud tersembunyi.
Ia mengungkapkan cintanya dan mengajak pemuda itu untuk melakukan perbuatan terlarang.
Dengan penuh keyakinan, sang pemuda menolak godaan tersebut. Ia bahkan menasihati wanita itu agar takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengingatkan tentang siksa-Nya yang pedih.
Namun, nasihat itu tidak menggoyahkan keinginan wanita tersebut, justru semakin membangkitkan hasratnya.
Tak hanya merayu, wanita itu mulai mengancam, “Jika kau menolak, aku akan berteriak dan menuduhmu hendak mencemari kehormatanku. Orang-orang pasti akan mempercayaiku karena kau telah berada di dalam rumahku.”
Mendengar ancaman itu, pemuda tersebut berpikir keras mencari jalan keluar.
Ia pun meminta izin untuk masuk ke kamar mandi dengan alasan ingin membersihkan diri terlebih dahulu.
Wanita itu, yang mengira permintaannya akan segera terpenuhi, mengizinkannya dengan senang hati.
Di dalam kamar mandi, pemuda itu merasa ketakutan akan terjerumus dalam dosa.
Ia pun memohon petunjuk kepada Allah, “Ya Allah, apa yang harus aku lakukan? Tolonglah aku keluar dari situasi ini.”
Sebuah ide pun terlintas di benaknya.
Ia mengambil kotoran yang ada di kamar mandi dan mengolesinya ke seluruh tubuhnya. Dengan begitu, ia berharap wanita itu akan merasa jijik dan membiarkannya pergi.
Ketika keluar dari kamar mandi dalam keadaan mengenaskan, wanita itu pun terkejut dan berteriak, “Keluar kau, orang gila!”
Pemuda itu segera berlari keluar rumah dengan dagangannya, meskipun orang-orang di jalanan menertawakannya.
Sesampainya di rumah, ia segera membersihkan dirinya.
Baca Juga: Kisah Sahabat Rasulullah MENAHAN LAPAR Demi Menghormati Tamu, Membuat Allah Takjub Kepadanya
Namun, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyiapkan hadiah luar biasa untuknya. Saat ia selesai mandi, tiba-tiba tubuhnya mengeluarkan aroma wangi yang semerbak, menggantikan bau kotoran yang menjijikkan tadi.
Keajaiban ini terus berlangsung sepanjang hidupnya.
Semua orang yang mendekatinya dapat mencium harumnya tubuhnya dari kejauhan. Sejak saat itu, ia dikenal sebagai “Al-Miski” (si harum seperti kasturi).
Hingga ajal menjemput, aroma harum itu tetap melekat pada tubuhnya.
Bahkan, setelah ia dimakamkan, kuburannya tetap mengeluarkan aroma wangi. Penduduk setempat pun menandai makamnya dengan tulisan “Ini adalah makam Al-Miski” dan banyak orang yang berziarah kepadanya.
Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya yang beriman begitu saja.
Barang siapa yang meninggalkan sesuatu karena takut kepada-Nya, pasti Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.
Seperti dalam hadits Qudsi: “Bila dia (hamba) memohon kepada-Ku, pasti akan Aku beri. Mana orang-orang yang ingin memohon?!”
Setiap larangan yang datang dari Allah pasti memiliki hikmah.
Barang siapa yang menjauhi maksiat karena takut kepada-Nya, maka Allah akan memberikan ganti yang lebih besar.
Tidakkah kita ingin menjadi bagian dari mereka yang mendapatkan anugerah luar biasa dari Allah? ***

