POJOKSATU.id - Artis kawakan Aminah Cendrakasih jadi tampilan google doodle hari ini, 29 Januari 2024.

Ilustrasi Aminah Cendrakasih yang menghiasi wajah google doodle hari ini dilakukan untuk mengenang aktris yang matang dalam dunia perfilman Indonesia sejak tahun 1955.

Alasan google doodle menampilkan Aminah Cendrakasih bukan hanya karena peran Mak Nyak dalam sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan' garapan Rano Karno.

Aminah Cendrakasih yang tampil sebagai ilustrasi google doodle merupakan penghargaan untuk mengenang kelahiran aktris putri pasangan pelawak Husin Nagib dan artis Wolly Sutinah ini, yang lahir pada 29 Januari 1938, tepat 86 tahun yang lalu.

Google doodle mengajak untuk mengenang kisah Aminah Cendrakasih yang meninggal dunia pada 21 Desember 2022 di usia 84 tahun karena penyakit glukoma akibat diabetes.

Baca Juga: Nasib Keluarga Mantan Wapres Soeharto, Umar dan Keluarganya Hidup dalam Kesederhanaan

Hubungan Aminah Cendrakasih dan keluarga Rano Karno memang sangat erat sejak lama. Bahkan Aminah sudah pernah beberapa kali berkolaborasi dengan Sukarno M. Noor, ayahnya Rano Karno.

Di akhir hidupnya, ia tetap menyuguhkan totalitas pada tiga film terakhirnya yaitu Si Doel The Movie (2018), Si Doel The Movie 2 (2019), dan Akhir Kisah Cinta Si Doel (2020).

Aminah sebenarnya mulai tenar setelah membintangi film Serampang 12 pada tahun 1956.

Hubungan Aminah dengan keluarga sinetron Si Doel Anak Sekolahan memang sudah terjalin sejak puluhan tahun sebelumnya.

Pada tahun 1958, Aminah berakting bersama ibunya dan ayah Rano Karno, Sukarno M. Noor, dalam film "Tjamboek Api".

Dalam rentang waktu antara 1955 hingga 1989, Aminah bahkan telah tampil dalam 101 film, jauh sebelum ia memerankan peran di sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

Aminah sudah memiliki pengalaman yang sangat kaya dalam dunia perfilman, baik sebagai pemeran utama maupun pemeran pembantu.

Pemilik nama asli Siti Aminah ini bahkan sudah pernah bermain film sejak masih bersekolah di Sekolah Kepandaian Putri pada 1950-an.

Baca Juga: Yap Thiam Hien, Jejak Tionghoa Pembela Kaum Tertindas, Penegak HAM yang Diabadikan Jadi Nama Penghargaan

Sebagai seorang aktris muda, Aminah juga terlibat dalam film "Asmara Dara" (1958), setelah sebelumnya tampil dalam film "Tiga Dara" (1956).

Ibunya, yang lebih dikenal dengan nama Mak Wok, sudah lebih dulu tenar di dunia film. Keduanya juga pernah terlibat dalam film bersama Benyamin Sueb di era 1970-an.

Di awal kariernya, Aminah Cendrakasih telah membintangi beberapa film, termasuk "Rindu" (1951), "Sebatang Kara" (1954), "Anakku Sayang" (1957), "Konsepsi Ajah" (1957), "Pak Prawiro" (1958), "Tjambuk Api" (1958), dan "Asrama Dara" (1958).

Aminah pernah mengalami masa vakum dari industri film setelah menikah pada era 1960-an dan jarang terlihat di masa lesunya perfilman Indonesia pada era 1990-an.

Namun, terhitung sejak tahun 1955 hingga 1989, ia ternyata sudah bermain peran hingga 101 film.

Baca Juga: Jejak Bung Karno di Rangkasbitung dan Banten, Kata Suku Baduy Satu-satunya Presiden Hanyalah Soekarno

Berkat dedikasinya dalam dunia perfilman, Aminah Cendrakasih mendapat Penghargaan Kesetiaan Profesi Keartisan oleh Dewan Film Nasional pada tahun 1992.

Ketika masih kecil, Aminah pernah tinggal di perkampungan seniman sandiwara yang dulu sangat dikenal: Tangkiwood.

Kini, Kampung Artis Tangkiwood tinggal menjadi kenangan. Seperti kampung-kampung lain di Jakarta, penghuninya sering berubah-ubah. Aminah sendiri kemudian tinggal di daerah Jurang Mangu, Tangerang Selatan.

Pada tahun 2019, diketahui Aminah telah menderita penyakit glaukoma selama lebih dari lima tahun.

Baca Juga: Pemeran Koh Ahong 'Si Doel Anak Sekolahan' Meninggal Dunia, Rano Karno : Selamat Jalan Sahabat Kami

Akibatnya, Aminah tidak dapat melihat dan memaksa dirinya untuk tetap terbaring di atas kasur.

Meskipun kondisinya yang terbatas, Aminah tidak membatasi jenis konsumsi yang dimakan. Bahkan saat itu, ia mengaku tetap menjalani puasa penuh dan mencoba berbagai jenis makanan.

Pada tahun 2020, rumah Aminah di Pinang Griya Permai, Tangerang, mengalami banjir dan Karno segera memerintahkan tim untuk mengevakuasi Mak Nyak ke hotel.

Beberapa waktu sebelum meninggal, kondisi kesehatan Aminah terus merosot.

Baca Juga: Jejak Aktor Tionghoa Tan Tjeng Bok Alias Pak Item, Seniman dari Tangkiwood yang Serba Bisa, Disebut 100 Kali Menikah, Melarat di Akhir Hayat

Sebelum berpulang untuk selamanya, Mak Nyak mengalami muntah-muntah sejak pagi dan segera mendapatkan pertolongan dari seorang dokter yang dipanggil ke rumahnya.

Mak Nyak sempat membaik, namun ia kembali mengalami muntah-muntah dan keadaannya semakin memburuk.

Tak lama kemudian, Aminah Cendrakasih menghembuskan napas terakhirnya.

Aminah Cendrakasih dimakamkan pada hari Kamis, 22 Desember 2022, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, tempat yang sama dengan ibundanya, Wolly Sutinah alias Mak Wok. ***