POJOKSATU.ID - Istri Presiden Kedua RI, Tien Seoharto dikenal enggan diwawancara wartawan. Tapi siapa sangka, Anies Baswedan muda ternyata pernah berhasil mewawancara langsung Ibu Tien.
Saat remaja, Anies Baswedan bergabung dalam program 'Tanah Merdeka' di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan berperan sebagai pewawancara tokoh nasional.
Saat Ibu Tien di Yogyakarta, Anies menemui Ibu Tien dan dengan cerdik berhasil mengelabui ajudan.
Tampaknya Ibu Tien terpesona dengan sosok Anies muda, dan menerima pinangan wawancaranya dengan syarat memberikan daftar pretanyaan terlebih dahulu.
Anis pun menyanggupi hingga akhirnya wawancara Ibu Tien dan Anies bisa dilaksanakan dan tayang di program 'Tanah Merdeka' TVRI.
Seperti diketahui, pada masa orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, keberadaan media memang sangat sulit untuk berekspresi.
Baca Juga: Panutan dan Karismatik, 5 Ulama Ini Kerap Didatangi Politisi
Bahkan sulit untuk mewawancarai Soeharto juga sang istri, Tien Soeharto.
Tien Soeharto sang ibu negara meskipun dikenal sebagai sosok begitu dekat dengan masyarakat luas, namun ibu Tien Soeharto tak pernah mau diwawancarai oleh media dan siapapun.
Namun siapa sangka, jika ternyata Tien Soeharto pernah luluh dan mau diwawancara Anies Baswedan, sosok yang kini maju pada Pilpres 2024 sebagai calon Presiden Indonesia 2024-2029 berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Baca Juga: Maxime Bouttier Akui Dukungan Luna Maya Sangat Membantunya di Masa Duka Meninggalnya Sang Ibunda
Dikutip dari akun TikTok kompasperubahan, ibu Anies Baswedan, Aliyah menceritakan momen itu bermula ketika Anies Baswedan ingin memberikan ide dalam acara program TVRI.
"Bagaimana dia (Anies) memberi ide-ide Tanah Merdeka (acara TVRI) itu kalau perlu itu bisa bertanya kepada Pak Buds yang mengkoordinir, banyak sekali ide Anies untuk kemajuan (program)," ujar Aliyah.
"Misalnya untuk wawancara orang-orang penting. Mewawancarai contoh saja mewawancara Ibu Tien," sambungnya.
Aliyah kembali menjelaskan, bagaimanana anaknya (Anies Baswedan) bisa meluluhkan Ibu Tien. Padahal awalnya Ibu Tien Soeharto tak pernah mau diwawancara media.
"Itu pas Bu Tien dan Pak Harto datang ke sini (Jogja). Anies langsung saja masuk menerobos tanpa aturan-aturan terus sampai 'Ini kenapa kamu?" sampai dimarah-marahin. Ya bisa lah itu pokoknya bernegosiasi," jelasnya.
Baca Juga: Beda dengan Guru, Ini Daftar 18 RHK Kepala Sekolah Lengkap Bukti Dukung dan Jumlah Poinnya
"Akhirnya luluh, kemudian itu Ibu Tien nya pun itu kan nggak pernah mau. Tapi begitu itu Anies, enggak tahu diplomasinya bagaimana, akhirnya bersedia juga," lanjutnya.
Meski bersedia diwawancara, Anies Baswedan tetap diminta untuk memberikan daftar pertanyaan terlebih dahulu ke Ibu Tien.
Kemudian daftar pertanyaan tersebut diketik oleh ajudan Ibu Tien menggunakan mesin ketik dan diberikan kepada Ibu Tien.
"Tapi minta pedomannya apa yang mau ditulis. Ditulis pedomannya kan punya mesin ketik jaman dulu, sama ajudannya diketik pakai mesin ketik yang bagus. Disalin, terus diberikan ke Bu Tien. Baru mau Bu Tien," ujar Aliyah.
"Tapi itu setelah beberapa hari kemudian," sambungnya.
"Terus akhirnya diwawancara. Nggak dibaca itu pedomannya. Anies bisa wawancara (Ibu Tien) dengan ketawa-ketawa sampai ajudannya terheran-heran. Kok bisa katanya," pungkas Aliyah.
Beberapa hari kemudian, rekaman wawancara Anies Baswedan dengan Ibu Tien Soeharto itu tayang di program 'Tanah Merdeka' TVRI.***

