POJOKSATU.id - Artis dan seniman Marsha Chikita Fawzi alias Chiki Fawzi mencurahkan isi hatinya setelah diserang haters di tengah cap 'nebeng haji' usai pendepakan dari pendamping ibadah haji 2026.
Chiki Fazwi merasa lemah, karena haters sampai menyasar almarhumah ibunya, Marissa Haque, yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan apa yang dialaminya saat ini.
Lewat postingan Instagram-nya, Rabu, 4 Februari 2026, Chiki mengunggah momen bersama sahabatnya Ummu Sajjad di sebuah podcast bertema parenting, yang justru mengalir ke pembahasan soal kondisi batinnya saat ini.
Baca Juga: Kriminalisasi Dinilai Ancam Mutu Pendidikan Nasional, Gaji Rendah Profesi Guru Kian Ditinggal
Dia mengakui, rasa sepi membuatnya kembali diingatkan bahwa satu-satunya tempat bersandar hanyalah Tuhan. Nasehat untuk memperkuat hubungan spiritual pun menjadi penguat baginya di tengah badai kritik.
Chiki pun memohon agar publik tidak membawa-bawa nama sang ibu dalam polemik yang terjadi.
Padahal, dia telah berulang kali menjelaskan, prosesnya jadi petugas pendampng haji 2026 karena diundang dan diminta menjalani tahapan yang ada.
Sayangnya, alih-alih mendapat pemahaman, ia justru merasa dipermalukan di ruang publik. Dan, kini ibunya pun dihujat.
"Serangan netizen jahat banget. Selain fitnah, pribadi saya diserang. Status saya diserang jadi bahan olokan sampai almarhum Ibu saya yang enggak punya salah juga diseret-seret, saya mohon jangan bawa-bawa Ibu saya! Saya diundang, diminta, saya jalani prosesnya tanpa kesalahan tapi saya malah dipermalukan," tuturnya.
Dia menekankan, sosok ibunya luar biasa yang memperkenalkan dan menularkan kecintaan akan Baitul Maqdis dan semangat perjuangan Islam.
"Dan sosok yang bahkan ketika sudah tidak ada di duniapun, penjagaannya masih terasa dari orang-orang yang pernah ibu bantu, randomly. Ibu pernah jadi Petugas Haji dua, jadi semangatku kmarin salah satunya ingin napak tilas jejak ibu," jelasnya.
Dia menyadari harus menghadapi kenyataan bahwa sekarang tidak ada doa ibu yang bisa dimintanya untuk membuatnya kuat di tengah badai.
"Bu, I miss you soo much. Aku nyerah, aku pasrah. Dan memang mungkin aku belum dipanggil Allah dalam berhaji. Semoga aku terus bisa memantaskan diri. Bantu aku ya, ya Allah," pungkasnya.
Seperti diketahui, Chiki Fawi sempat diinformasikan masuk dalam daftar calon petugas haji. Namun, mendadak didepak. Ramai beredar ini terjadi, karena dirinya vocal mengkritisi pemerintah.
Namun, kemudian Dahnil Anzar Simanjuntak (Wakil Menteri Haji dan Umrah RI) bersuara membantah itu. Dia mengatakan perihal kriteria petugas yang dipilih hingga sindiran ke Chiki soal nebeng haji.
“Kami ingin memastikan petugas haji itu niat utamanya adalah menjadi petugas haji, bukan orang-orang yang nebeng naik haji,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak saat mengukuhkan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Kalimat itulah yang kemudian membuat Chiki ramai dihujat dan dituding ingin haji dari formasi petugas.
Chiki Fawzi menegaskan bahwa proses dirinya menjadi petugas pendamping ibadah haji 2026 tanpa kecurangan.
Dia menyatakan tidak melakukan pelanggaran apapun. Keputusan akhir yang membuatnya tidak berangkat sebagai petugas haji bukanlah niat “nebeng”.
"Hanya nama baik yang kita punya, harus kita jaga. Biarkan fitnah dan prasangka buruk mereka memakan amal baiknya sendiri," tegasnya pada postingan lainnya Chiki Fawzi di Instagram. ***

