POJOKSATU.id, AGENSI PLEDIS Entertainment menyampaikan permintaan maaf resmi terkait insiden kembang api saat konser pembuka tur dunia terbaru SEVENTEEN, di Stadion Utama Incheon Asiad, 13 September 2025.

Insiden di konser SEVENTEEN bertajuk “NEW_” itu terjadi ketika kembang api yang digunakan sebagai efek khusus mengalami gangguan teknis dan jatuh ke arah penonton.

Akibat kejadian tersebut, beberapa penonton ataus fans SEVENTEEN mengalami luka.

Baca Juga: Kesaksian Sopir dan Kernet Bus Inds 88 di Kecelakaan Probolinggo, Sudah Tahu Rem Blong dari Jatian

Kronologi Kejadian

Dalam pernyataan tertulisnya, Minggu, 14 September 2025, PLEDIS menjelaskan bahwa, pihaknya telah mempersiapkan dengan matang jarak kembang api dan penonton, namun tetap terjadi hal yang tidak diduga.

"Pihak penyelenggara telah bekerja sama dengan perusahaan profesional untuk mengatur jarak aman dan melakukan pengecekan berulang sebelum konser, ternyata beberapa produk kembang api yang digunakan terbukti mengalami kerusakan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya," jelas agensi.

Agensi mengatakan penonton yang terkena kembang api langsung dirawat di klinik sementara yang disediakan di area konser sebelum diperbolehkan pulang.

Baca Juga: Generasi 2000-an Merapat! Harry Potter, Percy Jackson, dan Narnia Bakal Dibangkitkan Lagi

PLEDIS menyatakan permohonan maaf mendalam kepada seluruh penonton yang merasa terkejut atau tidak nyaman.

"Pihak agensi juga berjanji akan menanggung dan mendukung penuh perawatan lanjutan bagi korban cedera agar segera pulih," ungkap agensi.

Selain itu, PLEDIS mengumumkan akan menghubungi seluruh penonton yang hadir di konser tersebut untuk memastikan tidak ada korban tambahan atau kerugian lain yang dialami.

Baca Juga: Cek, Daftar Alokasi 11.658 Formasi PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 Pemprov Sumut, Pengisian DRH hingga 22 September

PLEDIS menegaskan bahwa produk kembang api yang menjadi penyebab masalah tidak akan lagi digunakan pada konser kedua di Incheon yang dijadwalkan 14 September 2025.

Selain itu, inspeksi keamanan akan dilakukan lebih ketat sebelum penggunaan efek khusus.

“Sekali lagi, kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan. Keselamatan penonton adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus berusaha menciptakan lingkungan konser yang lebih aman di masa depan,” tulis PLEDIS dalam pernyataan resminya.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Seperti diketahui, konser di Incheon menjadi pembuka dari rangkaian tur dunia SEVENTEEN bertajuk “NEW_” yang akan berlangsung di berbagai negara. ***