POJOKSATU.id, ARTIS dan anggota DPRD DKI Jakarta, Astrid meluapkan kekecewaannya atas peristiwa penjarahan yang menimpa rumah mewahnya dan sang suami Uya Uya.
Astrid tidak sanggup menahan air matanya, ketika membantah bahwa sang suami Uya Kuya yang juga anggota DPR RI disebut meledek rakyat saat kabar kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan.
"Yang beredar di sosial media katanya suami saya meledek atau (menyebut) Rp3 juta sehari atau segala macam, tidak ada suami saya berkata begitu," ujarnya dilansir dari video yang diunggah di akun Instagram-nya, Rabu, 10 September 2025.
Baca Juga: Fraksi Gerindra Hormati Keputusan Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Mundur dari DPR
Dia menilai kejadian yang menimpa keluarganya adalah imbas dari korban fitnah tersebut. "Saya benar-benar saya ngerasa jadi korban fitnah, mengerasa sepertu dizalimi," tegasnya.
Ibu dua anak itu memastikan rumah yang dijarah itu dibangun atas kerja keras mereka sebagai artis, bukan dari DPR.
"Tidak ada sepeserpun duit dari DPR untuk membangun rumah rumah itu, tidak ada. Sampai saya ketemu dengan yang melakukan penjarahan, saya bilang, 'kamu tahu rumah itu dibangun dengan keringat saya, keringat suami saya, syuting dari pagi sampai pagi, tidak ada sepeserpun," jelasnya.
Astrid mengatakan tiap kali kunjungan kerja dengan turun ke masyarakat, dia selalu memberikan hak warga.
"Tiap kali kita turun ke masyarakat, apa yang diberikan oleh pemerintah itu yang kita berikan semua ke masyarakat, tidak dipotong sepeserpun, karena saya tahu itu amanah," tukasnya.
"Setiap program yang ada dari pemerintah diturunkan langsung tanpa ada potongan. Karena kita tahu itu hak masyarakat," sambungnya.
Baca Juga: Politisi Demokrat Kaget, Sayangkan Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Mundur dari DPR
Seperti diketahui, rumah Uya Kuya dan Astrid dijarah dan dirusak di hari yang sama saat kediaman Eko Patrio, Ahmad Sahroni diserbu massa. Kemudian, juga menimpa kediaman Nafa Urbach dan Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Nasib Uya Kuya dan deretan artis lainnya diakhiri dengan dinonaktifkan dari jabatan anggota dewan oleh partai pengusung masing-masing. ***

