POJOKSATU.id, RAPPER Young Lex meluapkan kekcewaannya dengan rekan sesama artis yang abai dan memilih diam, terhadap kondisi negara saat ini, terutama setelah kasus tewasnya Affan Kurniawan yang meninggal dilindas barakuda atau rantis Brimob, Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Young Lex menilai artis yang diam saat seharusnya bisa memberi pengaruh besar, adalah orang-orang yang tidak peduli dengan masyarakat.

"Eh, influencer anj*ng, k*n*l, t*i lo semua, jangan diam aja anj*ng, mana marah lu semua, lu harus marah dengan keadaan kayak gini, satu orang udah mati, dilindes, bukan kelindes, dilindes, terus pada diam semuanya," ujarnya di video akun Instagram-nya, Jumat, 29 Agustus 2025.

Baca Juga: Rantis Rimueng Brimob, Berbasis Toyota Land Cruiser 4×4 Tapi Bobotnya Hingga 14 Ton! Ini Spesifikasi, Fungsi dan Penggunaannya

Dia meminta para artis memanfaatkan media sosial untuk ikut bersuara, di saat massa berjuang dengan demo di sekitaran Gedung DPR.

"Marah lo dong, posting, tunjukin kepedulian lu ke masyarakat yang dikangkangi harga dirinya sama aparat k*nt*l, pemerintah yang biadap yang korup yang makin ke sini kayak anj*ng," bebernya.

Dia mengungkapkan alasan mengapa artis wajib marah dan speak up. Ini disebutkannya, seandainya masih ada selebriti yang bingung betapa pentingnya speak up.

Baca Juga: Ini Dia Spesifikasi dan Keunggulan Tablet RAM 8GB Pilihan Mahasiswa, Dari Samsung, Xiaomi, hingga Huawei

"Kalau lu enggak tahu kenapa harus marah, gua ajarin supaya lu bisa marah nih, buzzer-buzzer k*n**l, kalian enggak tahu terima kasih, artis-artis bangs*t, jangan diam lu," sebutnya.

Ditegaskannya, artis bisa terkenal selain karena bakat, ada andil masyarakat yang mendukung karya. Termasuk naiknya jumlah follower-nya yang berujung mendapat penghasilan dari media sosial.

"Banyak orang yang hidupnya sengsara, karena ulah-ulah pejabat sama aparat, orang-orang yang follow lo, beli tiket lo pas lagi manggung, semua yang support lu, sampai lu dapat endorse, ada orang yang suka ngantarin lo makanan pas lagi lapar, mabuk, tipsy, habis ngapain lah," tuturnya.

"Dari itu aja harusnya jadi alasan yang cukup, buat lu terima kasih ke mereka, marah wakili mereka," sambungnya.

Baca Juga: Ojol Tewas Ditabrak Polisi, Prabowo Akui Kecewa, Minta Kasusnya di Usut Tuntas!

Dia ingin para artis yang diam berpikir bahwa diam di saat penindasan adalah sikap mendukung penindas.

"Lo pernah mikir gak, kadang-kadang punya follower banyak, ngasih tanggung jawab yang besar ke Tuhan, jangan diam aja, nanti kalau afterlifer lo dituntut, lu diam aja, tahu enggak istilah ada yang orang ditindas dan lo diam aja, lo ada di sisi penindas," ujarnya.

"Artis-artis bangsat. Jangan sampe gue mention lo ya satu-satu kalo lo semua diem aja sama jahatnya lo sama mereka. Jangan cuma berduka doang main aman! Marah dong! Marah!," timpalnya.

Pun, Young Lex menekankan, untuk tidak perlu terlalu hormat ke pejabat dan aparat, melainkan bersikaplah ke mereka layaknya orang biasa.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sebut Pemerintah akan Menjamin Kehidupan Keluarga Ojol Affan Kurniawan

"Enggak perlu dihormati, kayak orang biasa aja, mereka punya utang sama kita, mereka wajib kerja, kita udah bayar. Gua kayak ketemu pejabat aparat, gua biasa aja enggak ada hormat-hormat, lu mau bintang 700, biasa aja gua sekarang, udah mulai eneg," tukasnya.

Namun, dia menekankan tidak harus hormat ke pejabat dan aparat bukan berarti harus bersikap kurang ajar.

"Bukan berarti lu harus kurang ajar sama mereka, enggak, biasa aja, tegakin kepala lu kalau ketemu mereka, enggak harus hormat, masa bos hormat sama karyawan, logikanya dimana," ungkapnya.

Memahami isi videonya yang memaki dengan kata-kata kasar, Young Lex menyebut semua terjadi karena kecewa yang mendalam atas yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Terpapar Gas Air Mata? Ini Pertolongan Pertama Lindungi Mata dan Tubuh Anda

"Maaf kalau isinya makian, maklum anak kampung, pengennya ngomel-ngomel aja ngelihat keadaan kayak gini, buat yang di jalanan stay safe, jangan mau diadu domba, ingat tujuan utama, fokus selamat bertugas guys," pungkasnya.

Seperti diketahui, Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam.

Affan Kurniawan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun nyawanya tidak tertolong.

Korban kelahiran 2004 ini diketahui hendak menghantarkan pesanan ke daerah Benhil, namun terjebak dengan demo.

Baca Juga: MK Resmi Larang Wamen Rangkap Jabatan, 32 Nama In Harus Lepas Kursi Komisaris BUMN,Tidak Semua Hakim Sepakat 

Dari video yang beredar di media sosial terlihat Affan terjatuh di tengah jalan saat demo ricuh berlangsung. Lalu dari arah depannya melaju dengan kecepatan tinggi rantis Brimob.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Video itu memperlihatkan, setelah menabrak korban, kendaraan rantis Brimob Polri tersebut kemudian berhenti beberapa detik, lalu melanjutkan lajunya melindas tubuh Affan. ***