POJOKSATU.id, CARAT fans grup Korea, SEVENTEEN, menaikkan tagar #Mecimanotprofesional di X setelah mengecam promotor konser idola mereka di Indonesia, karena berlaku tidak sepatutnya.
CARAT menilai promotor Mecima Pro yang bertanggung jawab terhadap konser SEVENTEEN <Right Here> World Tour in Jakarta pada 8-9 Februari 2025 di Jakarta International Stadium (JIS), tidak profesional pada saat penukaran tiket.
Dimana, penukaran tiket konser SEVENTEEN yang berlangsung di Lotte Mall pada 4 Februari 2025, berlangsung kisruh, karena CARAT merasa dirugikan.
Lewat pernyataan sikapnya di X, CARAT Indonesia membeberkan sembilan poin kesalahan Mecima Pro, dan didesak untuk segera merespon.
"Kami CARAT Indonesia mengecam keputusan yang diambil MECIMA PRO selaku promotor konser SEVENTEEN RIGHT HERE in Jakarta, terkait lokasi dan sistem penukaran tiket, kami mereasa sistem yang diberlakukan merugikan banyak Carat," demikian pertanyaan resmi fans.
Berikut, sembilan kesalahan promotor yang dibeberkan CARAT;
1. CARAT yang diharuskan untuk mengantre di basement yang gelap dan pengap dalam waktu lama.
2. Antrean yang mengular membuat tak sedikit CARAT yang harus mengantre hingga ke pinggir jalan, bahkan tanah lapang dengan banyak kendaraan yang berlalu lalang sehingga membahayakan.
3. Tindakan kriminalitas berupa pencurian yang sangat berbahaya dan merugikan karena sistem antrean yang kurang jelas dan berdesakan.
4. Wristband yang diletakkan semabarangan dan tercecer di lantai yang memungkinkan adanya pencurian wristband.
5. Pencarian wristband yang dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kepadatan antrean.
6. Teguran yang didapat CARAT dari pihak keamanan mall, karena antrean yang mengular menutupi pertokoan mall.
7. SN yang diberikan acak untuk tiket yang di satu akun yang sama.
8. Kecelakaan yang terjadi pada salah satu CARAT, yaitu kakinya terlindas mobil saat sedang mengantre di basement yang menjadi tempat ke luar dan masuk kendaraan dan tidak difasilitasi pagar pembatas.
9. Minimnya kesadaraan promotor dalam mendengar masuk dari CARAT.
"Oleh karena itu, kami menuntut MECIMA PRO selaku promotor untuk memperbaiki sistem," tegas CARAT.
"Atau jika memungkinan, mengubah tempat penukaran tiket ke tempat yang lebih luas dengan akses dan tempat tunggu antrean yang lebih memadai, agar tidak terjadi lagi kendala serupa," pungkas CARAT. ***

