POJOKSATU.id, PERJALANAN karir Liam Payne tidak mudah setelah grup One Direction hiatus pada Januari 2016, dimana semua member memulai karir solo. Kesehatan mentalnya sempat terganggu dan menjalani perawatan.

Masalah kesehatan mental itu pernah diungkapkan Liam Payne saat wawancara dengan The Guardian pada tahun 2019. Dia mengungkapkan dia telah menjalani terapi selama dua tahun.

Pria 31 tahun itu mengakui saat berada di puncak popularitas One Direction, mulai menggunakan alkohol dan obat epilepsi sebagai penstabil suasana hati yang naik turun.

“Saya hanya memerlukan sedikit bantuan untuk menjaga saya tetap stabil, terkadang hal itu sangat menyentuh dan menguras tenaga,” ujarnya kala itu.

Baca Juga: Diduga dalam Pengaruh Obat-obatan, Berikut Kronologi Tewasnya Liam Payne

Dia bersyukur atas dukungan penggemarnya hingga sedikit demi sedikit membaik. Tahun 2023, dia mengaku sudah sadar atau bebas alkohol selama 100 hari.

“Saya sadar sekarang, lebih dari 100 hari. Saya merasa luar biasa, saya merasa sangat-sangat baik dan dukungan dari para penggemar sangat-sangat bagus, jadi saya sangat Bahagia," ungkapnya kepada IFL TV.

Selain masalah mental, kebiasaanya minum alcohol pada masa lalu juga membuat kesehatannya menurun. Pada Agustus 2023, dia sempat dibawa ke rumah sakit akibat infeksi ginjal. Gegara kejadian itu, dia menunda jadwal konsernya.

Pada wawancara bulan Juni 2022 dengan Logan Paul di Podcast Impaulsive, Liam Payne sempat mengkritik mantan rekan bandnya Harry Styles, Zayn Malik, Niall Horan, dan Louis Tomlinson.

Baca Juga: Disambut Kim Seokjin Tanpa Lima Member BTS Lainnya, J-Hope Resmi Keluar dari Wajib Militer

Termasuk, pernyataannya yang tidak menyukai Zayn Malik, karena meninggalkan grup untuk bersolo karier pada Maret 2015.

“Ada banyak alasan mengapa saya tidak menyukai Zayn dan ada banyak alasan mengapa saya akan selalu berada di sisinya. Saya tidak setuju dengan tindakannya," ucapnya.

Meski kemudian menarik kembali komentarnya dalam video YouTube yang panjang pada Juli 2023. Dia mengaku kritiknya itu lantaran emosinya tak stabil.

“Saya sendiri merasa frustrasi dengan karier saya dan di mana saya berada, saya menyalahkan orang lain dan itu salah. Jadi jelas sekali, saya ingin meminta maaf karena itu jelas bukan saya," ungkapnya saat itu.

Baca Juga: Instrumen Penilaian Uji Kinerja UKPPPG Guru Tertentu untuk Rubrik VIDEO PRAKTIK PEMBELAJARAN, Pelajari 19 ASPEK Ini Harus Ada dalam Rekaman

Kemudian, dia mengatakan para anggota One Direction selama ini cukup membantunya. "Ketika saya sangat membutuhkannya, mereka datang untuk menyelamatkan saya," ucapnya.

Sementara itu, sebelum ditemukan tewas, di Hotel CasaSur Palermo di Buenos Aires, Argentina, pada Rabu waktu setempat, 16 Oktober 2024, dia diketahui menghadiri konser The Show: Live on Tour mantan rekan bandnya Niall Horan di Movistar Arena di negara yang sama.

Dia juga diketahui bepergian bersama pacarnya, Kate Cassidy, yang muncul di berbagai video dari postingan terakhirnya di Snapchat, yang diposting dari rumah temannya.

Dalam salah satu video terakhir yang tampaknya berasal dari empat hari lalu, Payne menulis "Hari yang indah di Argentina" dan menunjukkan dirinya "menikmati kopi dan sarapan" dengan Cassidy.

Baca Juga: CEK NOTIFIKASI SSCASN, Contoh Honorer Terverifikasi TMS Tidak Lulus Seleksi Administrasi Pendaftaran PPPK 2024, Simak Cara Menghindari dan Solusinya

Di postingan lainnya, pasangan tersebut berpose bersama untuk selfie dengan tulisan "waktu berkualitas" dan emoji hati.

Dia berbagi momen menunggang kuda dengan kekasihnya. Dan, berniat akan bermain polo lagi.

Payne juga sempat mengungkapkan keprihatinannya terhadap para pengikutnya yang terkena dampak Badai Milton.

Mantan personel band One Direction itu juga menggoda kostum Halloweennya dengan membagikan foto dirinya sedang memandang ke kejauhan sambil duduk di kursi. "Ide kostum Halloween: gump hutan," tulisnya.

Ia mengakhiri rangkaian postingannya dengan video dirinya sedang memamerkan karya seninya di rumah temannya.

Baca Juga: Inspiratif, Couple Goals Rafli-Zahra Tiba di Madinah Setelah 200 Hari Gowes

Payne sendiri telah menjadi seorang ayah pada tahun 2017, setelah memiliki seorang putra bernama Bear Grey Payne dengan rekannya saat itu, juri X Factor Cheryl Cole. Pasangan itu berpisah pada 2018 setelah dua tahun bersama.

Selanjutnya, dia sempat bertunangan dengan Maya Henry, namun tidak berlanjut dan berpisah.

Seperti diketahui, Liam Payne tewas seteah jatuh dari kamarnya di lantai 3 hotel. Saat ini, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut. ***