POJOKSATU.id, ARMOR Toreador, suami selebgram Cut Intan Nabila hanya bisa tertunduk saat dihadirkan dalam paparan kasus KDRT terhadap sang istri di Polres Bogor.
Armor Toreador mengakui salahnya dan menguak fakta mengerikan, bahwa bukan sekali dia melakukan KDRT terhadap Cut Intan Nabila.
Bahkan, Armor Toreador melakukan KDRT sejak bertahun lalu. "Lebih lima kali dari tahun 2022," ujarnya kepada Kapolres Bogor : AKBP Rio Wahyu Anggoro, yang memberikan pertanyaan kepadanya di hadapan awak media, Rabu, 14 Agustus 2024.
Kekerasan tersebut, juga dilakukan di depan anaknya dan diketahui kedua orang tuanya.
"Di depan anak pernah, kebanyakan berdua. (Orang tua) tahu," lanjutnya.
Baca Juga: Armor Toreador Lakukan KDRT 4 Tahun, Polisi Ragukan Motifnya Gara-gara Ketahuan Nonton Gituan
Kemudian, dia mengaku salah dan siap mempertangung jawabkan perbuatannya.
"Saya tidak akan melakukan pembelaan apapun. Yang jelas saya mengaku salah," tegasnya.
"Saya siap berjanji proses hukum dengan sebenar-benarnya," sambungnya.
Pada kesempatan itu, dia menampik tuduhan ingin kabur ke Surabaya. Namun, memang berniat melarikan diri, tapi ke sekitaran Jakarta.
Dia menjelaskan ada di hotel di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, saat diamankan.
Baca Juga: SIAP-SIAP! Pendaftaran CPNS 2024 Akan Dibuka 20 Agustus Mendatang
"Saya ada kerjaan, tidak (kabur ke Surabaya), di Jakarta saja," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan saat ditangkap, Armor bersama empat temannya di hotel.
Dan, dari pemeriksaan sementara, Armor mengaku ke polisi, KDRT pada hari Selasa, 13 Agustus 2024 terjadi karena cekcok gegara video p*rno.
"Mohon maaf si tersangka ketahuan nonton video p*rno dari keterangan tersangka," ujarnya.
Namun, polisi tidak percaya begitu saja. "Tapi kami ingin menggali pemeriksaan dari korban. Karena faktor psikologi masih trauma, kami berinisiatif menghentikan pemeriksaan terhadap korban," bebernya.
"HP tersangka sudah kami periksa, namun sudah dihapus, tapi kami mempunyai teknik untuk penyidikan," sebutnya.
"Dari fakta penyidikan yang kami lakukan bahwa tersangka (Armor Toreador) melakukan lebih dari lima kali (kekerasan), dari semenjak menikah, bisa jadi lebih dari lima kali," pungkasnya. ***

