POJOKSATU.id - Memperingati Hari Pramuka ke 63 tahun 2024, Gerakan Pramuka kembali menegaskan komitmennya membentuk generasi muda yang berjiwa Pancasila dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditegaskan Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso dalam sambutan Hari Pramuka ke 63 tahun 2024 yang mengusung tema "Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI".

Peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Tema yang diangkat pada peringatan kali ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan tekad Pramuka dalam memainkan peran strategisnya.

Gerakan Pramuka Untuk NKRI

Gerakan Pramuka berkomitmen untuk terus membentuk anggota-anggotanya agar berjiwa Pancasila—nilai-nilai yang menjadi landasan utama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Slogan itu juga dikuatkan melalui visualisasi logo HUT Pramuka ke 63 tahun 2024.

Baca Juga: Organisasi Pramuka Sedunia WOSM, Luncurkan Identitas Baru, Usung Era Baru Digital dan Semangat Ready for Life

Pada logo tersebut, terdapat unsur utama logo ini yaitu angka 63 yang merupakan angka ulang tahun yang ke-63. Desain angka 6 terinspirasi dari kelopak tunas dan angka 3 yang menopang tugas menjadi satu kesatuan yang menarik.

Tema besar Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NIKRI juga diletakkan pada bagian bawah logo untuk mempertegas tema.

Melalui logo ini, harapannya dapat membangun citra yang lebih baik dari Gerakan Pramuka. Tidak hanya itu, jiwa Pancasila dapat dimiliki setiap insan pramuka untuk turut menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Nadiem Makarim Hapuskan Pramuka Dari Wajib Ekstrakurikuler, Begini Sejarahnya di Indonesia

Gerakan Pramuka selama ini tidak hanya sekadar menjadi organisasi pendidikan non-formal, tetapi juga aktif dalam berbagai bidang yang berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Pramuka aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti membantu penanganan bencana, terlibat dalam tim Search and Rescue (SAR), melakukan bedah rumah di berbagai daerah, hingga aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum.

Selain itu, Pramuka juga menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan zaman dengan terlibat dalam program ketahanan pangan, melalui pendirian Sekolah Pertanian Terpadu yang bekerjasama dengan Food and Agriculture Organization (FAO).

Baca Juga: Memperingati Dedikasi Baden Powell, Bapak Pramuka Dunia di Hari Khusus

Gerakan ini juga terus memperbaharui kurikulumnya agar sesuai dengan kebutuhan zaman saat ini dan di masa depan.

Baca Juga: Penolakan Permendikbudristek No 12 Makin Meluas, KWARNAS Lapor Presiden, PRAMUKA Harus Masuk KURIKULUM, Kwarcab Kabupaten Bogor Menyatakan SIkap

Meski begitu, Gerakan Pramuka juga dihadapkan pada tantangan zaman yang tidak mudah.

"Saat ini kita tengah di hadapkan dengan berbagai tantangan zaman yang penuh ketidakpastian, perkembangan teknologi dan komunikasi yang menjadikan hilangnya batas-batas negara karena mudahnya hubungan antar warga negara," ungkap Budi Waseso.

Tantangan Gerakan Pramuka

Dalam sambutannya itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2023-2028 itu menyampaikan kekhawatirannya terhadap maraknya permasalahan seperti judi online, aksi bullying, kasus narkoba, pornografi, serta pengaruh budaya asing yang semakin menggerus semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda.

Baca Juga: Siti Atikoh: Gerakan Pramuka Dapat Mencegah Kasus Bullying

Tantangan ini semakin diperparah dengan pesatnya perkembangan teknologi dan komunikasi yang membuat batas-batas negara semakin kabur.

"Dalam menghadapi persoalan tersebut, Gerakan Pramuka sangatlah tepat untuk mengkanalisasi situasi saat ini," tegas pria yang dikenal dengan panggilan Kak Budi Waseso.

Dalam menghadapi tantangan-tantangan ini, Gerakan Pramuka memberikan pendidikan yang komprehensif kepada anggotanya, mencakup life skill, soft skill, hard skill, serta kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF).

Baca Juga: Jangan Salah, PRAMUKA TETAP WAJIB Disediakan di Sekolah, Ini Dia Aturan Baru Ekskul di Sekolah

Dengan demikian, Pramuka berusaha mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan global.

"Sebagai organisasi Pendidikan non formal, Gerakan Pramuka realitanya tidak hanya sekadar menangani character building tetapi juga berperan aktif pada bidang lainnya seperti pengabdian masyarakat," tegasnya.

Visi Pramuka Menuju Indonesia Emas 2045

Gerakan Pramuka juga telah melakukan adaptasi teknologi, turut andil dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan membuat Sekolah Pertanian Terpadu yang bekerjasama dengan Food and Agriculture Organization (FAO).

Selain itu, Gerakan Pramuka juga memberikan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda secara berkelanjutan, mengembangkan program kewirausahaan dalam rangka berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional, dan Gerakan Pramuka terus melakukan transformasi kurikulum agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman saat ini dan pada masa yang akan datang.

Gerakan Pramuka juga bertekad untuk menjadi aktor penggerak dan pilar kekuatan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Jumlah Pramuka Garuda Kota Bogor Meningkat, Siaga Terbanyak, Kata Dedie Ini Bukan Pencapaian Instan!

"Kegiatan dan upaya yang telah kita lakukan tersebut adalah bagian dari kontribusi Gerakan Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggull dan memiliki daya saing," pungkasnya.

Dalam visinya, Pramuka akan terus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.

SDM yang dipersiapkan oleh Pramuka adalah mereka yang berlandaskan pada Tri Satya dan Dasa Darma, dua nilai fundamental yang menjadi pilar dalam pendidikan Pramuka.

Baca Juga: Rahasia Keberhasilan Pramuka: Mengapa Hal Ini Tidak Hanya Wajib, tetapi Juga Mengasyikkan di Sekolah?

Untuk mencapai visi tersebut, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh stakeholder terkait. Dengan komitmen yang konsisten, Gerakan Pramuka yakin bahwa upaya yang dilakukan hari ini akan membawa dampak positif yang besar bagi masa depan bangsa.

Dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak lainnya diharapkan dapat terus mendorong Gerakan Pramuka untuk semakin maju dan adaptif, menjawab kebutuhan zaman, serta menjadi pilar kuat dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. ***