POJOKSATU.id, ASHANTY tidak hanya mengklarifikasi tudingan merusak momen kemenangan Timnas Indonesia. Dia juga membantah tuduhan lagu yang mereka nyanyikan dimatikan gegara disoraki hingga keluar dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Ashanty menjelaskan dirinya dan Anang Hermansyah lah memang meminta lagu dimatikan karena suasana sudah tidak kondusif.

"Meluruskan hal yang bilang lagu kita dimatikan itu tidak benar. Bahkan ketika lagu pertama berakhir 'Kebyar-Kebyar' kami sudah meminta untuk sudah distop saja lagu kedua. Namun mungkin karena panitia acara juga mempersiapkan acara tersebut dan sudah di-acc,mereka melanjutkansesuai dengan rundown acara," jelas Ashanty di postingan Instagram-nya, Rabu, 12 Juni 2024.

Baca Juga: Dicap Menodai Kemenangan Timnas Indonesia dengan Lagu 'Rindu Ini', Anang dan Ashanty Klarifikasi, Tegaskan Tak Dibayar dan Tampil Sesuai Arahan PSSI

Dia mengatakan saat minus one lagu mereka terus diputar sampai akhirnya beberapa kali menoleh ke panitia minta distop.

"Dan kami akhirnya ke belakang minta HT panitia untuk distoip. Jadi bukan diberhentikan tetapi kami yang meminta dihentikan karena suasana yang kami lihat sudah tidak sesuai momentum," ungkapnya.

Ashanty pun mengaku salah karena tidak memahami kebiasaan atau tradisi yang seharusnya saat tampil di event penting Timnas Indonesia.

Baca Juga: PN Jaksel Benarkan Ruben Onsu Gugat Cerai Sarwendah, Sidang Perdana Bakal Digelar pada 9 Juli 2024

"Kami berharap sekali saat pemain ada di lapangan kami diinfo atau dibrief, balik lagi ini juga salah kami yang seharusnya mempelajari kultur dan budaya apa yang harus dilakukan saat terjadi hal ini," tuturnya.

Pada klarifikasi yang sama, Ashanty juga menegaskan tampil dengan membawakan lagu wajib dan lagu pribadi Anang Hermansyah adalah sesuai arahan PSSI.

Ashanty juga menegaskan tidak bayar untuk tampil di SUGBK, dan tidak berniat merusak momen kemenangan Timnas Indonesia dan lolosnya Rizky Ridho dkk ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. ***