POJOKSATU.id, ARTIS Meisya Siregar memberikan penjelasan soal kunjungannya bersama sang suami Bebi Romeo ke Majid Al Aqsa. Ini setelah munculnya berbagai kritikan di kolom komentar terhadapnya.
Ya, Meisya dan Bebi Romeo dianggap bersenang-senang dengan mendatangi Masjid Al Aqsa saat warga Palestina sendiri tidak bisa masuk ke dalam. Dan momen itu dituding tak tepat karena genosida sedang terjadi di Gaza.
Meisya Siregar mengunggah video enam menit berisi penjelasan agar publik tidak salah paham, soal kunjungannya ke Masjid Al Aqsa.
Baca Juga: Lolly Pulang ke Indonesia, Ngaku Sudah Bertemu dan Meminta Maaf Langsung ke Sang Ibu Nikita Mirzani
"Ketika perjalanan ibadah kami dianggap "bersenang-senang di atas penderitaan Gaza". Maka saya merasa perlu memposting video ini. 6 menit enggak cukup untuk menjelaskan rinci," tulisnya dikutip dari postingan Instagram-nya, Selasa, 5 Maret 2024.
Meisya mengatakan secara intinya dia mengimbau jangan lelah menyuarakan Palestina, lakukan sesuai kapasitas atau kemampuan.
"Siapkan jawabanmu di hari akhir ketika Allah bertanya dimana kamu berpihak, dan apa yang sudah kamu lakukan untuk saudaramu di Palestina?," sambungnya.
Meisya mengingatkan perjuangan warga Palestina salah satunya mempertahankan Baitul Maqdis. Kalau kedatangan umat Islam ke Masjid Al Aqsa dikritik, maka bisa jadi akan jatuh ke tangan zionis dengan mudah.
"Kalau bukan kita yang hadir disana, lalu siapa lagi?," lanjutnya.
Dia juga menyertakan Fatwa Rasullullah terkait seruan untuk datang dan salat di Baitul Maqdis.
Dia mengatakan saat dirinya dan suami ke Al Aqsa kondisinya aman. Meski dengan penjagaan ketat.
Meisya mengatakan terkait larangan ke Al Aqsa oleh Arab karena harus membayar ke Israel 30 Dollar, diyakininya hanya akan menguntungkan zionis.
Karena, kalau umat Islam datang ke sana maka bisa melihat ada warga Palestina dari Tepi Barat yang tetap berusaha beribadah di Al Aqsa.
"Mereka tidak pernah meninggalkan Al Aqsa. Mereka membaca alqurann, mereka mengeejar salat fardu di sini," sebutnya.
Meski diakuinya di sana, orang Palestina ada yang memegang KTP Israel dan Palestina. Dan untuk yang punya KTP Palestina mereka tidak boleh masuk ke Al Aqsa.
Baca Juga: Kenakan Hijab dan Ikut Kajian Islam, Celine Evangelista Bertanya soal Taaruf ke Ustaz Hanan Attaki
"Jadi apakah kita kita yang bisa masuk dan visitor tidak memanfatakan momen ini, tidak meramaikan Al Aqsa?," tukasnya.
Hadir ke Al Aqsa disebutnya sama dengan menunjukkan diri bahwa Al Quds milik Islam, sama seperti perjuangan netizen yang menggunakan media sosial menyerang zionis.
"Kita ada di sini karena kita masih peduli engan Al Aqsa," tegasnya.
Baca Juga: V BTS Rilis Single Baru Bertajuk 'FRI(END)S', Bergenre Pop Soul R&B dan Lirik Berbahasa Inggris
Bebi Romeo juga menambahkan ke Al Aqsa juga bisa membantu perekonomian warga Palestina yang berjualan di sekitar.
"Lu bisa support orang yang di Tepi Barat, selain kita bisa membeli dagangan orang Palestina, kita menginap di tempat pemiliknya orang Palestina," sebutnya.
Warga Palestina di sekitar sana atau di Tepi Barat juga butuh bantuan, karena mereka tidak punya hak bekerja, sekolah dan berobat ke rumah sakit seperti orang Israel.
"Kita datang ke kamp, mereka menyambut kita. Ini bukan senang-senang ya teman-teman. Kita bisa menitipkan bantuan ke orang Palestina dan bisa diberikan ke orang Palestina yang membutuhkan," jelasnya.
Adapun tentara Israel di sekitar Al Aqsa, baginya hanya ingin anggar kuasa, bukan jadi penghalang untuk menginjakkan kaki ke sana.
"Terus kita harus nyerah gitu aja? Jangan menghasut orang dengan bilang jangan ke Masjid Al Aqsa," tandasnya.
Meisya juga mengimbau jangan hanya karena membayar 30 Dollar ke Israel untuk masuk kawasan Al Aqsa, kemudian dianggap pro Israel.
Dia pun menyentil orang-orang yang masih mengonsumsi produk-produk yang Pro Israel.
"Lu terus tiap hari beli pizza, McDonald, Zara, yang terafiliasi. Come on, kita enggak mau kotori hati kita dengan komen netizen," ucapnya.
"Kita ramaikan Al Quds, kita majukan perekonomian, kita tunjukin Al Quds milik kita," pungkas Meisya Siregar. ***

