POJOKSATU.id - Film Kupu-kupu Kertas menjadi film Indonesia bernuansa romantis yang dibungkus dengan sejarah ini menjadi beda dari film romantis pada umumnya.
Diperankan oleh Amanda Manopo dan Chicco Kurniawan sebagai bintang utama menjadikan film yang dibawa dapat tersampaikan dengan baik kepada para penonton.
Film yang digarap oleh Emil Heradi sudah tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (07/02/2024). Setelah tayang dalam kurun waktu tiga hari, Cakra Film Indonesia sebagai rumah produksi film tersebut menarik kembali film Kupu-kupu Kertas dari seluruh bioskop Indonesia.
Baca Juga: Perpusnas RI Bangun Budaya Baca Melalui 10 Ribu Perpustakaan Desa
Sontak, hal ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat Indonesia yang hendak menonton film tersebut di bioskop. Pada beberapa media sosial, warganet banyak menyimpulkan alasan ditariknya film Kupu-kupu Kertas dari peredaran.
Salah satu kabarnya, pendanaan film ini mendapatkan gratifikasi dari salah satu perusahaan telekomunikasi.
Film Kupu-kupu Kertas merupakan kisah yang diangkat pada tahun 1965 dengan adanya huru-hara konflik dan pemberontakan G30S PKI. Maka dari itu, kisah cinta ditengah konflik zaman dulu membuat banyak masyarakat Indonesia yang penasaran dengan isi dari film tersebut.
Banyak warganet yang menyayangkan ditariknya film bernuansa romantis dengan nilai sejarah di dalamnya. Apalagi, penarikan film Kupu-kupu Kertas tidak dibarengi adanya keterangan yang pasti alasan dibalik itu semua.
Baca Juga: Jejak Presiden Soekarno di Mojokerto: Berbicara di Alun-Alun dan Berkunjung ke Stasiun
Walaupun memiliki judul yang cantik dan manis, film Kupu-kupu Kertas berisikan kisah cinta dari dua insan yang berasal dari keluarga dan pandangan ideologi yang sangat berbeda bahkan bertolak belakang.
Sosok Ning yang diperankan oleh Amanda Manopo berasal dari keluarga PKI dan kekasih nya Ikhsan yang diperankan oleh Chicco Kurniawan berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU).
Kisah cinta keduanya berjalan baik-baik saja dan sepasang kekasih ini tidak peduli dengan latar belakang keluarga masing-masing.
Hubungan mereka berdua berada di ujung tanduk karena adanya konflik yang terjadi antara ideologi yang masing-masing mereka ikuti.
Pada satu sisi, terdapat keluarga Ikhsan yang menjadi korban akibat konflik tersebut dan menjadikannya ragu memilih balas dendam sekaligus menyelamatkan nyawa kekasihnya Ning dalam waktu yang sama.
Walaupun tidak bisa menonton kisah sekaligus konflik pada tahun tersebut, Kamu tetap bisa mencari informasi atau pengetahuan seputar sejarah yang terjadi pada film Kupu-kupu Kertas di internet, Loh! Semoga bermanfaat***

