POJOKSATU.id, BERBAGAI kasus hak cipta lagu di kalangan band dan penyanyi ternama tanah air menjadi sorotan belakangan ini.

Bahkan, beberapa nama penyanyi seperti Agnez Mo dan Momo Geisha dilarang membawakan karya hits dari pencipta lagu gegara masalah hak cipta dan royalti.

Masalah hak cipta dan royalti lagu ini juga ada yang masuk ke ranah hukum karena tak menemukan solusi. Sebut saja, Anima dan Radja.

Lain halnya dengan pentolan Dewa, Ahmad Dhani yang melarang lagunya dibawakan oleh mantan vokalis, Once.

Begitu dengan Kerispatih yang dilarang menyanyikan lagu-lagu karya Badai, mantan anggota band tersebut.

Baca Juga: 'My Family Season 5' Selesai, Oma Boy William Ingatkan Cucunya untuk Pastikan Hubungan dengan Ayu Ting Ting : Agar Enggak Ketutup Jodoh Masing-Masing

Pun, Momo yang tidak boleh membawakan karya Geisha saat manggun di luar band.

Berikut ini, deretan band dan penyanyi yang terseret kasus hak cipta lagu.

1. Anima

Band ini menempuh jalur hukum, karena salah satu anggota band, yaitu sang basis bernama Eldi Rinaldi membuat band tandingan dengan nama yang sama dengan logo dan personel baru.

Hal ini membuat tiga personel Anima, Irsha Adriano Akbar, Engkan Herikan, dan Lucky Lukman yang merasa membesarkan band sejak 2004 memilih jalur hukum.

Kuasa hukum Irsha, Enkan dan Lucky, yaitu Henky Solihin, menceritakan awal perseteruan ini.

Baca Juga: Roby Geisha Protes Momo Nyanyikan Lagu Ciptaannya di Luar Band, Tuding Ada Oknum Ambil Keuntungan Pribadi

Hengky menjelaskan di salah satu Podcast, Eldi mengatakan bahwa band bentukannya dengan personel baru adalah Anima yang asli.

"Ini sebuah pembicaraan pembohongan publik. Kalau kita tarik yang asli itu mana, ya itu mereka ini (menunjuk kliennya)," sebut Henky pada awal Agustus 2023.

Pengklaiman itu, lanjutnya merugikan Irsha dkk, karena mereka aktif, namun Eldi malah mengaku band tandingannya yang asli.

Hengky mengungkapkan, ternyata Eldi diam-diam mendaftarkan merek Anima. Padahal, Anima yang menurut mereka asli sudah terdaftar.

Saat ini, meski telah menggunakan pengacara, Irsha dkk tak ingin buru-buru melapor ke polisi, karena masih menimbang Eldi sebagai teman. Tapi hal ini akan berakhir juga di kantor polisi jika yang bersangkutan tetap berjalan.

Baca Juga: Sedih Perseteruan Penyanyi dan Pencipta Lagu Makin Marak, Rian D'Masiv Berharap Sistem Royalti Musik Diperbaiki

2. Kerispatih

Mantan personel Kerispatih, Badai telah melarang band itu menyanyikan lagu-lagu yang dibuatnya saat masih bersama Kerispatih.

Hanya saja, larangan Badai dinafikan. Kerispatih masih santai menyanyikan lagu-lagu Badai.

Badai menjelaskan di akun Instagram-nya bahwa sejak 2016 dirinya sudah mengirimkan perjanjian penggunaan lagu kepada Kerispatih. Tapi tidak berhasil disepakati.

Kemudian dua tahun kemudian, tahun 2018 dia kembali mengirimkan perjanjian penggunaan lagu tapi lagi-lagi tak berakhir sepakat.

Lantaran belum ada kesepakatan, Badai ogah bergabung dalam konser reuni Kerispatih sejak tahun 2021.

Baca Juga: Anji Beberkan Lima Lagu Ciptaan Ini Tak Pernah Dapat Royalti saat Dibawakan Penyanyi Lain saat Manggung

Karena sikap tegasnya itu, pada tahun 2022, Badai dan Kerispatih sepakat soal pembagian royalti dengan kontrak selama setahun.

“4 Juli 2022, dengan susah payah akhirnya saya berhasil memberikan kesepakatan kepada Kerispatih dan berhasil ditandatangani, serta berlaku sampai 4 Juli 2023, dengan pembayaran prosentase dari setiap event mereka,” jelas Badai.

Sayangnya, selama setahun kontrak berlangsung, Badai merasa Kerispatih tidak transparan.

Kemudian, pada 4 Juli 2023, Badai mengumumkan tak lagi memperpanjang kontrak bersama Kerispatih karena tidak profesional dan transparan.

“Saya tidak mengijinkan lagi lagu-lagu saya dibawakan Kerispatih dimanapun kapanpun dan dalam bentuk apapun," tegas

3. Radja

Vokalis Radja, Ian Kasela disomasi lantaran lagu 'Cinderella' yang sangat hits di tahun 2000-an dan melambungkan nama Radja.

Baca Juga: Banyak Artis Bawakan Lagu 'Rungkad' saat Manggung, Anji Ingatkan untuk Memberikan Royalti ke Vicky Prasetyo

Ternyata, lagu itu jadi perkara serius. Pasalnya, Rival Achmad Labbaika mengaku sebagai pencipta asli lagu tersebut.

Dia mengatakan lagu itu dibuatnya tahun 1996 dan direkam bersama Fresh Band pada 1998.

Kemudian, pada 2003, disebutkan Ian Kasela meminta izin agar lagu tersebut dibawakan oleh Band Radja. Rival Achmad Labbaika menyetujuinya dan meminta dibuatkan kontrak lagu Cinderella.

"Klien kami meminta kepada Saudara agar dibuatkan kontrak lagu 'Cinderella' antara Klien kami dengan label terkait publisher right lagu tersebut. Namun hingga sampai dengan saat ini kontrak lagu 'Cinderella' tersebut tidak kunjung diberikan oleh Saudara," tulis dalam surat somasi oleh tim kuasa hukum Rival Achmad Labbaika, Minola Sebayang, pada akhir Juli 2023.

Ditambah lagi di berbagai acara, sebut saja pada 2004 saat mengisi acara di salah satu stasiun televisi, nama Ian Kasela ditulis sebagai pencipta lagu Cinderella.

Baca Juga: Ternyata Mudah Setelah Tahu 5 Tahap dalam Pengelolaan E-Kinerja di PMM, Cara Mudah Guru Kumpulkan 48 Poin RHK

Selain itu, nama Ian Kasela juga ditulis dalam kaset dan compact disk (CD) album kedua dan ketiga Group Band Radja sebagai pencipta lagu, dan bukan menuliskan Rival Achmad.

Diperparah, Rival Achmad Labbaik tidak mendapatkan hak moral dan ekonomi atau royalti dan melayangkan somasi.

Ian Kasela diimbau membayarkan ganti rugi atas pelanggaran hak moral dan hak ekonomi sebesar Rp20 miliar. Ian terancam akan dibawa ke jalur hukum apabila tidak memenuhi somasi ini.

4. Kotak

Band ini berseteru dengan mantan personel Posan Tobing. Bersama Julia Angelia, mantan vokalis Kotak, Posan melayangkan somasi terbuka kepada Tantri, Chella dan Chua, terkait hak lagunya.

Baca Juga: Cak Imin Kena Slepet Khofifah, Pasca Sebut Ragukan Ke-NU-an Masyarakat yang Tak Pilih Amin

Posan melarang Cella, Tantri dan Chua untuk tak lagu membawakan lagu ciptaannya, di setiap aksi panggung mereka.

"Diantaranya dengan tegas melarang Cella, Chua, Tantri, dan seluruh personel Kotak Band membawakan lagu yang diciptakan Posan Tobing dan Julia Angelia, dalam setiap panggungnya dimana pun," tambah kuasa hukum Posan dan Julia, Jerys Napitupulu.

Posan menambahkan, Tantri, Chella dan Chua selama ini tidak pernah meminta izin untuk membawakan lagu ciptaannya.

"Sampai sekarang mereka manggung masih membawakan lagu-lagu ciptaan dari saya dan Julia Angelia. Kami tahu dari warganet yang mengunggah di media sosial," ungkap Posan.

Posa pun tak peduli dengan langkah Tantri dkk mendaftarkan Kotak HAKI. "Kami tidak mengakui. Karena kami tidak disertakan, padahal kami juga termasuk founder," ungkap Posan.

5. Dewa 19

Beda dengan yang lain, Dewa sejatinya tidak bermasalah dengan grup mereka. Namun, Ahmad Dhani melarang mantan vokalis Dewa yaitu, Once untuk membawakan lagu Dewa 19.

Baca Juga: Wajah Terlihat Berbeda dari Biasa, Boy William Akui Operasi Plastik di Bagian Hidung di Korsel

Perseteruan keduanya terus memanas, dan Ahmad Dhani mengaku tetap tak akan memberi izin, meskipun Once mau membayar royalti.

Ahmad Dhani merasa mempunyai kewenangan itu karena dirinya yang menciptakan lagu-lagu Dewa 19.

"Gue melarang Once nyanyiin Dewa. Itu lagu gue, enggak bisa. Once masih mau negosiasi, gue enggak mau. Ini sudah beda," tegas Dhani.

Dhani menyebutkan Once sudah keluar dari Dewa sejak 2010. Namun, tiap kali dapat job manggung, Once terus membawakan lagu Dewa.

Dhani menyarankan Once untuk menyanyikan lagu-lagunya dari solois dan bandnya yang lain.

"Lagu-lagu Ahmad Dhani yang lain boleh, (larangan) khusus lagu Dewa saja. Lagu-lagu saya yang ada di T.R.I.A.D., lagu saya di Ahmad Band, di Reza Artamevia boleh. Spesifik di Dewa aja (yang enggak boleh)," jelasnya.

6. The Groove

Penyanyi dan pencipta lagu Rieka Roslan menumpahkan kekecewaannya atas sikap banyak orang yang mencapnya jahat, lantaran melarang band The Groove membawakan lagunya saat manggung.

Baca Juga: Lulus dari Pelatihan Dasar Wajib Militer, Begini Gagahnya RM dan V BTS dalam Balutan Seragam Resmi

Rieka Roslan yang tak lagi bersama The Groove sejak November 2022, menyebutkan banyak orang yang tak mengetahui detail masalah dengan mantan bandnya, tapi terus-terusan mencapnya jahat.

Padahal, menurut Rieka Roslan sikap tegasnya melarang The Groove membawakan lagu ciptaannya punya latar belakang kuat.

"Kalau misalnya kamu punya teman, terus tiba-tiba tanpa konfirmasi, tanpa ngomong dulu, mendapatkan WA bahwa mulai hari ini band sudah tidak bisa satu panggung dengan Rieka Roslan," ujarnya di video unggahan TikTok-nya, Sabtu, 23 September 2023.

Kemudian, lanjutnya, si pengirim WA menyebutkan The Groove kalau mau manggung sudah punya penyanyi baru, dan jelas bukan dirinya.

Baca Juga: Tanggapi Tudingan Pernah Selingkuh dengan AKBP Enjang, Melly Goeslaw : Difitnah Tak Menjadikan Kita Hina di Mata Allah

Saat itu, Rieka mengaku hatinya hancur dan sedih. Dia sempat mempertanyakan band dan manajemen, apakah keputusan itu sudah bulat. Dan, dijawab iya.

"Mulai saat itu saya memutuskan kalian sudah tidak mau satu panggung lagi sama saya, berarti saya juga melarang lagu saya dibawakan oleh band ini," tegasnya.

7. Agnez Mo

Pencipta lagu Ari Bias melarang Agnez Mo membawakan lima lagunya saat konser.

Kelima lagu itu adalah, 'Bilang Saja' dan 'Tak Bisa' yang ada di dalam album 'The Story Goes' yang rilis yang rilis 8 Oktober 2003.

Kemudian, 'Ku di Sini' yang rilis dalam album 'Whaddup A' tahun 2005. Lalu 'Bukan Milikmu Lagi' dan 'Tak Kan Sampai di Sini'

Ari Bias menjelaskan dirinya menerapkan aturan baru tentang royalti untuk karya-karyanya yang dibawakan penyanyi lain, yaitu direct licensing.

Baca Juga: Sempat Insecure Ikut Pengajian, Rebecca Klopper Terima Kasih atas Bantuan Syifa Hadju

Direct licensing sendiri bermakna pembayaran royalti langsung pada sang komposer.

Soal ini, Ari sudah menginformasikan kepada penyanyi-penyanyi seperti Kris Dayanti, Reza Artamevia, Judika dan termasuk Agnez Mo yang selama membawakan karyanya.

"Semuanya kooperatif, setuju dan mendukung kegelisahan pencipta lagu. Mereka setuju direct license yang saya tawarkan ke mereka. Kecuali manajemen Agnez Mo. Ya sudah, berarti lagu saya jangan dibawakan, artinya (saya) melarang," jelasnya.

8. Andre Taulany dan Stinky

Ndank Surahman Hartono, pencipta lagu "Mungkinkah", dilarang membawakan lagu "Mungkinkah" yang diciptakannya dalam acara apa pun sejak 30 Desember 2023.

Ndank adalah mantan gitaris Stinky juga akan melaporkan Andre dan personil Stinky ke Polda Metro Jaya atas unsur penggunaan hak cipta.

Ndhank menjelaskan bahwa larangan tersebut berlaku tanpa batas waktu yang dapat ditentukan.

Namun, jika Andre Taulany dan band Stinky tetap ingin membawakan lagu "Mungkinkah", mereka hanya diizinkan untuk memainkan bagian lirik endingnya saja.

9. Momo Geisha

Gitaris band Geisha, Roby Satria mengkritik lagu ciptaannya dibawakan eks vokalis mereka, Momo di panggung tanpa band mereka.

Roby Satria menegaskan semua lagu Geisha hanya boleh digunakan secara komersil oleh formasi Band Geisha yang secara resmi mempunyai kontrak ekslusif dengan pihak Label.

"Selain itu, disepakati bisnisnya bersama atas nama grup (Geisha). Sehingga tidak di perkenankan untuk dikomersilkan secara personal untuk mengambil keuntungan pribadi," tegas Roby Satria, dilansir akun Instagram.

Baca Juga: Cerita Inara Rusli saat Memutuskan untuk Menutup Aurat, Berawal dari Liburan di Lombok hingga Jual Baju Mininya demi Membeli Hijab

Roby menjelaskan sebagai pemilik hak eksklusif atas lagu tidak melarang dan memperkenankan Momo untuk membawakan lagu Geisha selama dikomersilkan bersama-sama grup Band Geisha.

Demikiannya, deretan penyanyi/band yang dilarang membawakan karya pencipta lagu dan eks band mereka. ***