POJOKSATU.id, MAKASSAR - Andi Amran Sulaiman adalah Menteri Pertanian pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla, yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019.
Kini bukan mantan mentan itu yang menjadi sorotan, melainkan putranya yang bernama Amar Ma'ruf Sulaiman.
Putra mantan Mentan itu melamar sang pujaan hati dengan mahar Rp 10 Miliar.
Prosesi lamaran tersebut berlangsung di salah satu hotel mewah yang ada di Makassar.
Baca Juga: Aktor Gabriel Guevara Ditangkap di Venesia, Diduga Terlibat Kasus Pelecehan
Prosesi lamaran berlangsung menggunakan adat Bugis yang dihadiri oleh keluarga kedua mempelai.
Adapun maharnya meliputi seperangkat alat salat 88 riyal, 1 steel perhiasan emas berlian, 2 kg logam mulia.
Kemudian ada 1 unit mobil Alphard, 1 unit rumah, dan ada juga uang belanja Rp 2 miliar. Hingga total mahar tersebut bernilai 10 miliar.
Andi Amar Ma'ruf Sulaiman merupakan putra sulung mantan Menteri Pertanian RI dan owner Tiran Group Amran Sulaiman. Andi Amar juga diketahui telah menjadi komisaris di usianya yang ke 21 tahun.
Pria berusia 24 tahun akan menikahi Ihsani Nurul Izzah, gadis asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita yang akrab disapa Enon dikenal sebagai pribadi sederhana.
Ihsani Nurul Izzah atau akrab disapa Enon merupakan putri sulung H Harsono Muhammad dengan Raizah Azizah Ramli.
Enon dilamar Andi Amar yang tak lain adalah teman kuliahnya di Universitas Hasanuddin (Unhas).
Kurang lebih dari 500 tamu undangan hadir dalam acara tersebut. Resepsi pernikahan pun digelar malam hari di hari yang sama.
Baca Juga: Tujuh Tahun Pacaran, Aktris Baek Jin Hee dan Aktor Yoon Hyun Min Putuskan Hubungan
Andi Amar adalah putra sulung pengusaha yang juga mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Andi Amar merupakan keponakan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Hasanuddin Makassar pada November 2022 lalu. Ia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi yaitu 3,92.
Andi Amar kemudian melanjutkan pendidikan di University of Queensland, Australia. Dia mengambil program double degree dengan gelar B.Bus.
Pada usia 21 tahun, Andi Amar telah memimpin perusahaan sang ayah, yakni Tiran Group.
Baca Juga: DPRD Karawang Mengecam Kenaikan Harga Beras dan Penurunan Ketersediaan di Pasar Tradisional Johar
Saat ini Andi Amar menjabat sebagai Komisaris PT AAS Mineral Mandiri, Direktur PT Penambangan Nikel AASDIN, Presiden Direktur PT Andi Nurhadi Mandiri.
Selain itu, Andi Amar juga dipercaya menjabat Komisaris PT. Sulawesi Sumatera Nusantara, Direktur PT. Tiran Fero Nusantara, dan CEO AAS COMMUNITY.
Andi juga aktif berorganisasi baik lokal maupun nasional. Bahkan saat ini ia juga dipercaya sebagai Wakil bendahara PP Pemuda Muhammadiyah.
Di organisasi, ia tercatat sebagai Bendahara I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Periode 2023 - 2027. Ia juga aktif di KNPI Sulsel sebagai Bendahara.
Baca Juga: Menolak Lupa, KPK Segera Panggil Muhaimin Iskandar Terkait Korupsi di Kemnaker
Andi Amar juga berkecimpung di partai politik. Ia tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Amar merupakan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Gerindra DPR RI.
Pada Pemilu 2024, Amar akan bertarung di daerah pemilihan Sulawesi Selatan II (Dapil Sulsel II) meliputi Kabupaten Barru, Bulukumba, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Sinjai, Soppeng, Wajo dan Kota Parepare. ***


