POJOKSATU.id - Hasil sanggah Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 sudah diumumkan pada 22 September 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos kini perlu mencermati tahapan selanjutnya, terutama status LoA Unconditional atau persiapan Seleksi Bakat Skolastik (SBS).

LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan dapat membuat peserta tidak perlu mengikuti SBS dan melanjutkan ke Seleksi Substansi.

Karena itu, peserta perlu memastikan dokumen yang dimiliki benar-benar sesuai aturan LPDP.

Baca Juga: Lolos Sanggah LPDP Tahap 2 2026? Jangan Santai, Ada Tahapan Penting Mulai 27 September

Seperti Apa LoA Unconditional yang Diterima LPDP?
LoA atau Letter of Admission/Acceptance merupakan surat resmi perguruan tinggi yang menyatakan seseorang telah diterima sebagai mahasiswa.

Dalam ketentuan LPDP, LoA perlu memuat:
- Nama lengkap peserta
- Jenjang studi
- Program studi
- Waktu mulai studi sesuai ketentuan LPDP

Perguruan tinggi dan program studi dalam LoA juga harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.

Namun, peserta jangan hanya melihat tulisan Unconditional. Seluruh isi dan persyaratan dalam surat tetap perlu diperiksa.

LPDP menerima LoA tanpa persyaratan yang dapat mengubah status penerimaan.

Baca Juga: Beasiswa LPDP Fellowship Dokter Spesialis 2026 Dibuka November, Cek Syarat dan Link Pendaftarannya

Beberapa pengecualian dapat berlaku, antara lain persyaratan sponsor pendanaan, penyerahan ijazah atau transkrip nilai fisik, serta persyaratan lain yang tidak berisiko mengubah status peserta sebagai mahasiswa.

Apa Risiko Jika LoA Tidak Sesuai?
LoA Unconditional yang tidak memenuhi ketentuan LPDP dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

Artinya, peserta tidak dapat mengandalkan LoA tersebut untuk memperoleh pengecualian dari SBS.

Risiko lainnya muncul jika surat masih memuat persyaratan yang dapat menyebabkan status penerimaan berubah atau batal.

Karena itu, LoA yang memiliki catatan tertentu tidak otomatis tidak berlaku.

Peserta perlu melihat jenis persyaratan yang tercantum dan mencocokkannya dengan ketentuan LPDP.

Baca Juga: Kampus Impian Tidak Masuk Daftar LPDP 2026? Tetap Bisa Daftar Beasiswa, Ini Syarat dan Ketentuannya

Jika Tanggal Mulai Kuliah Berbeda
Waktu mulai studi juga perlu diperiksa. Apabila tanggal atau periode mulai kuliah dalam LoA tidak sesuai ketentuan LPDP, peserta wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan dari perguruan tinggi bersama LoA.

Langkah ini penting agar peserta tidak baru mengetahui adanya persoalan dokumen ketika tahapan seleksi sudah berjalan.

Checklist Sebelum Mengandalkan LoA
Sebelum menggunakan LoA untuk memperoleh pengecualian SBS, peserta dapat memastikan:

- Nama peserta sama dengan data pendaftaran.

- Jenjang pendidikan sesuai.

- Program studi sama dengan pilihan di aplikasi LPDP.

- Perguruan tinggi sesuai dengan pilihan pendaftaran.

Baca Juga: LPDP 2026 Tahap II Permudah Syarat Pendaftaran, Personal Statement Dihapus hingga LoA Bebas Sertifikat Bahasa Inggris

- Waktu mulai studi memenuhi ketentuan.

- Tidak ada persyaratan yang dapat mengubah status penerimaan.

- Persyaratan yang masih tercantum termasuk dalam pengecualian yang diperbolehkan LPDP.

- Jika jadwal studi berbeda, tersedia surat penundaan dari perguruan tinggi.

Tidak Punya LoA Sesuai Ketentuan, Siapkan SBS
Peserta yang tidak memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan perlu mempersiapkan Seleksi Bakat Skolastik (SBS) pada skema yang mewajibkannya.

LPDP menjadwalkan Simulasi SBS pada 27–28 September 2026, kemudian SBS berlangsung 29 September–4 Oktober 2026.

Hasil SBS dijadwalkan diumumkan pada 9 Oktober 2026.

Baca Juga: Beasiswa Keolahragaan LPDP dan Kemenpora 2026 Masih Ada Waktu, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Simulasi perlu diperhatikan karena peserta SBS diwajibkan mengikutinya sesuai jadwal yang ditetapkan LPDP.

Apa itu Seleksi Bakat Skolastik?
Seleksi Bakat Skolastik merupakan tahapan seleksi setelah Seleksi Administrasi dan sebelum Seleksi Substansi bagi peserta yang tidak menggunakan jalur LoA Unconditional sesuai ketentuan.

Secara singkat, peserta terlebih dahulu mengikuti simulasi, kemudian menjalani SBS.

Peserta yang memenuhi ketentuan selanjutnya dapat mengikuti Seleksi Substansi.

Karena waktu dari pengumuman hasil sanggah pada 22 September menuju simulasi SBS cukup singkat, peserta yang masuk jalur ini perlu segera mempersiapkan diri.

Baca Juga: Kesempatan Melanjutkan Studi Kembali Datang: LPDP Tahap 2 Tahun 2026 Resmi Membuka Pendaftaran

Seleksi Substansi
Seleksi Substansi dijadwalkan berlangsung 14 Oktober–20 November 2026.

Peserta dengan LoA Unconditional yang memenuhi ketentuan dapat menuju tahap seleksi ini tanpa SBS sesuai skema yang berlaku.

Informasi mengenai ketentuan LoA dan tahapan seleksi dapat diperiksa melalui laman Kebijakan Beasiswa LPDP 2026 dan laman tahapan seleksi LPDP.

Hasil Seleksi Substansi dijadwalkan diumumkan 30 November 2026, dengan perkuliahan paling cepat dimulai Januari 2027. ***