POJOKSATU.ID - Pelaksanaan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1 dan D-4 bagi tenaga pendidik dirancang dengan metode belajar yang sangat memudahkan para guru.

Pemerintah menerapkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau agar pengalaman mengajar guru selama ini dapat diakui sebagai kredit perkuliahan.

Selain skema pengakuan pengalaman mengajar, sistem perkuliahan juga dibuat secara fleksibel agar tidak mengganggu aktivitas utama mengajar.

Dengan metode ini, para pendidik yang lolos seleksi dipastikan tetap dapat menjalankan kewajiban mengajar di sekolah masing-masing.

Baca Juga: Sebanyak 32.828 Guru Lolos Seleksi Program Kualifikasi S-1/D-4 Gelombang 3 Kemendikdasmen 2026

Terobosan ini memberikan kesempatan luas bagi guru yang selama ini memiliki keterbatasan waktu dan biaya untuk meraih gelar sarjana.

Peningkatan kualifikasi ini tidak hanya berhenti pada pemerolehan ijazah D-4 atau S-1 semata bagi para tenaga pendidik.

Lulus dari program kualifikasi ini secara otomatis membuka jalan bagi para guru untuk menyegera ikuti Pendidikan Profesi Guru Tertentu.

Setelah menyelesaikan tahapan PPG, para pendidik berhak mendapatkan sertifikasi profesi sebagai bentuk pengakuan kualifikasi dan kompetensi.

Baca Juga: Jangan Tunggu Kartu Datang, Penerima PIP 2026 Kini Resmi Tidak Lagi Diberi Kartu KIP!

Pemerintah menargetkan sebanyak delapan ribu sembilan ratus guru dari gelombang pertama dapat menyelesaikan program kualifikasi ini pada tahun dua puluh dua puluh enam.

Setelah menyelesaikan studi afirmasi tersebut, para peserta ditargetkan langsung melanjutkan ke tahap sertifikasi guru melalui program PPG.

Langkah sistematis ini diambil guna menyelesaikan persoalan ratusan ribu guru di Indonesia yang tercatat belum memenuhi kualifikasi standar akademik.

Sebagian besar tenaga pendidik yang belum berijazah sarjana tersebut saat ini mengajar pada jenjang sekolah dasar dan anak usia dini.

Peningkatan kompetensi mengajar ini diyakini akan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh jutaan murid di dalam kelas.***