POJOKSATU.id - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Ikatan Duta Bahasa Nasional kembali menghadirkan Adu Kreasi (Aksi) Duta Bahasa se-Indonesia Tahun 2026.

Adu Kreasi menjadi ruang bagi Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) Provinsi untuk menunjukkan karya, kreativitas, sekaligus praktik baik dalam menguatkan bahasa, sastra, dan literasi Indonesia.

Tahun ini, pelaksanaan Aksi Duta Bahasa diselaraskan dengan tema Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) 2026, yakni “Bahasa Indonesia Bermartabat; Indonesia Berdaulat”.

Baca Juga: Bukan Cuma Cari Jalan, 4 Fitur Google Maps Ini Bisa Bikin Kerja di Industri Wisata Lebih Praktis

Tema tersebut menjadi pijakan bagi para Duta Bahasa untuk menghadirkan aksi yang mampu mendorong penggunaan, pemeliharaan, sekaligus pengembangan bahasa Indonesia secara baik, benar, santun, dan kreatif.

Krida harus menyentuh empat program prioritas
Ada ketentuan penting yang perlu diperhatikan para peserta.

Krida yang diajukan harus mengoptimalkan peran Duta Bahasa dalam empat program prioritas Badan Bahasa.

Keempatnya meliputi peningkatan kecakapan literasi bahasa dan sastra, pemartabatan bahasa dan sastra Indonesia, pelestarian bahasa dan sastra daerah, serta penginternasionalan bahasa Indonesia.

Baca Juga: Kolaborasi Shopee 9.9 bersama Naykilla dan Tenxi Makin Viral, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Banjir Jutaan Views

Dengan ketentuan tersebut, karya yang dilombakan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Krida harus menunjukkan aksi nyata yang memberi dampak dan memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Kompetisi ini diikuti 31 Ikadubas Provinsi di Indonesia.

Setiap provinsi wajib berpartisipasi dan hanya diperbolehkan mengirimkan satu laporan krida.

Baca Juga: Hujan Salat

Krida yang diajukan juga harus merupakan kegiatan yang sudah dilaksanakan Ikadubas Provinsi dalam periode 2024 hingga 2026.

Menariknya, krida yang sebelumnya sudah maupun belum diujikan dalam gelaran Pildubasnas tetap dapat diikutsertakan dalam Adu Kreasi tahun ini.

Bagaimana mekanisme penilaiannya?
Seleksi Aksi Duta Bahasa 2026 dilakukan melalui dua tahap.

Tahap pertama berupa penilaian laporan krida dengan bobot 60 persen.

Baca Juga: FMIPA STEM Challenge 2026 UGM: Ada 8 Kompetisi Sains, Teknologi dan Matematika, Terbuka untuk Pelajar hingga Umum

Aspek yang dinilai mencakup ide atau kualitas gagasan sebesar 25 persen, hasil, penerapan, dan keberlanjutan sebesar 35 persen, penggunaan bahasa sesuai kaidah EYD dan sistematika penulisan sebesar 25 persen, serta desain sebesar 15 persen.

Sepuluh krida terbaik kemudian melaju ke tahap berikutnya.

Pada tahap kedua, peserta membuat video pemaparan krida dengan bobot penilaian 40 persen.

Baca Juga: FMIPA STEM Challenge 2026 UGM: Ada 8 Kompetisi Sains, Teknologi dan Matematika, Terbuka untuk Pelajar hingga Umum

Penggunaan bahasa sesuai dengan kaidah EYD memiliki bobot 50 persen, ketuntasan penyajian 25 persen, dan kualitas audiovisual 25 persen.

Selain penilaian utama, tersedia pula kategori favorit.

Penilaian favorit dihitung berdasarkan respons publik, dengan jumlah suka bernilai satu poin, komentar dua poin, dan jumlah dibagikan dua poin.

Dewan juri terdiri atas tiga orang dengan latar keahlian berbeda, yakni bidang video atau konten media sosial, ahli bahasa atau widyabasa, serta akademisi.

Baca Juga: BMKG-Bakamla Siapkan Integrasi Data Cuaca dan Pergerakan Kapal, Keselamatan Laut Diperkuat

Jadwal Aksi Duta Bahasa 2026
Rangkaian kegiatan dimulai pada 1 September 2026 dan berlangsung hingga pengumuman pemenang pada 18 Oktober 2026.

Pada 1 September, petunjuk teknis disampaikan kepada peserta. Sosialisasi kegiatan dijadwalkan pada 4 September.

Selanjutnya, pendaftaran sekaligus pengumpulan berkas laporan berlangsung pada 5–20 September 2026.

Berkas yang masuk kemudian menjalani proses penjurian dan moderasi pada 21–23 September.

Baca Juga: Unggah Foto Keluarga, Anthony Xie Tulis Pesan Perpisahan untuk Audi Marissa

Pengumuman 10 besar krida terbaik dijadwalkan pada 25 September 2026.

Peserta yang masuk 10 besar kemudian menyiapkan video pemaparan krida pada 26 September hingga 9 Oktober.

Tahap penjurian dan moderasi video berlangsung pada 10–15 Oktober.

Setelah seluruh proses selesai, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 18 Oktober 2026.

Ada uang pembinaan untuk para pemenang

Baca Juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Dijadwalkan 3 September
Adu Kreasi Duta Bahasa 2026 juga menyediakan hadiah bagi peserta terbaik.

Terbaik I mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp2.500.000, Terbaik II Rp2.000.000, dan Terbaik III Rp1.500.000.

Sementara itu, pemenang kategori Favorit memperoleh Rp500.000.

Selain uang pembinaan, seluruh pemenang juga mendapatkan plakat penghargaan dan plakat.

Peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini perlu memastikan bahwa Ikadubas Provinsi mereka masih aktif dan tercatat secara resmi.

Baca Juga: Berani Ikut Nusantara Prestasi Pelajar 2026? Pelajar SMP dan SMA Bersiap Olimpiade Online, Cek Jadwal dan Link Daftar

Pertanyaan mengenai kegiatan dapat disampaikan kepada Deham Saputra melalui WhatsApp 0895395171149 atau Zaki A. Saputra melalui WhatsApp 08813954797.

Layanan narahubung tersedia pada hari kerja, Senin sampai Jumat, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.***