POJOKSATU.id - Pemerintah mengirim ratusan putra-putri terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi unggulan dunia melalui program Beasiswa Garuda 2026.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, sebanyak 515 penerima Beasiswa Garuda 2026 telah ditempatkan di berbagai kampus top dunia dan perguruan tinggi bergengsi di dalam negeri.
Pengiriman penerima beasiswa tersebut dilakukan dalam dua gelombang.
"Realisasi paling konkrit ada pada Beasiswa Garuda 2026 yang menempatkan total 515 penerima ke kampus-kampus top dunia. Terdiri dari 370 siswa pada gelombang pertama, dan 145 siswa pada gelombang kedua," kata Qodari dalam konferensi pers update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Baca Juga: Siklon Tropis Saudel Terpantau BMKG, Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Menurut Qodari, Beasiswa Garuda tidak hanya memberikan kesempatan kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terkemuka dunia.
Program tersebut juga mencakup sejumlah perguruan tinggi bergengsi di Indonesia.
Australia Jadi Tujuan Terbanyak
Qodari merinci sejumlah negara yang menjadi tujuan para penerima Beasiswa Garuda 2026.
Australia menjadi negara dengan jumlah penerima terbanyak, yakni mencapai 138 siswa.
Singapura berada di urutan berikutnya dengan 72 penerima, disusul Kanada sebanyak 70 penerima.
Sementara itu, sebanyak 140 penerima melanjutkan pendidikan di kampus dalam negeri.
Baca Juga: ATM MBG Usulan Romy Soekarno Segera Dibahas Komisi IX DPR, Bantuan Rp15 Ribu per Langsung ke Siswa
Adapun tujuan lainnya meliputi Hong Kong sebanyak 38 penerima, Amerika Serikat 20 penerima, dan Inggris 17 penerima.
Penerima lainnya tersebar di sejumlah negara, seperti Belanda, Tiongkok, Korea Selatan, Belgia, dan Prancis.
Ada Tujuh Skema Program
Qodari menjelaskan, pelaksanaan Beasiswa Garuda dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka dunia.
Program tersebut tidak hanya memberikan pembiayaan pendidikan, tetapi juga membekali penerima dengan berbagai persiapan sebelum melanjutkan studi.
Beasiswa Garuda 2026 memiliki tujuh skema program. Salah satunya berupa persiapan SAT (Scholastic Assessment Test) dan IELTS (International English Language Testing System).
Baca Juga: Ada Dua Insiden Tertemper KRL, KAI Tutup Permanen Perlintasan Liar Kalideres-Tebet
Selain itu, terdapat penguatan kemampuan bahasa asing yang disesuaikan dengan negara tujuan penerima beasiswa.
Peserta juga mendapatkan pelatihan personal branding dan penulisan esai untuk mendukung proses pendaftaran ke perguruan tinggi.
Skema lainnya berupa fasilitasi pendaftaran ke perguruan tinggi terbaik dunia serta penguatan riset kolaboratif di bidang STEM bersama mitra perguruan tinggi negeri.
Dengan skema tersebut, Beasiswa Garuda tidak hanya diarahkan untuk membuka akses pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam lingkungan akademik internasional. ***




