POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membangun studio pembelajaran terpusat di Jakarta pada 2026.
Studio ini disiapkan untuk menghadirkan pembelajaran dari guru-guru terbaik agar dapat diakses sekolah di berbagai daerah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan pembangunan studio tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Beasiswa Kedokteran IUHW Jepang dan Kemenkes 2026 Dibuka, Fully Funded hingga 6 Tahun
"Studio terpusat gurunya, guru-guru kami sendiri. Jadi studio terpusat itu nanti kita bangun di Jakarta, yang dulu kita kan punya. Dulu ya punya studio TV pendidikan.
Nah nanti kita pakai lagi studio itu, kita renov, kita perbaiki sesuai dengan kebutuhan untuk studio seperti yang disampaikan Pak Presiden tadi. Sementara nanti kita bangun di Jakarta tahun ini," kata Mu'ti usai rapat RAPBN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Manfaatkan Kembali Studio TV Pendidikan
Studio yang akan digunakan bukan sepenuhnya fasilitas baru.
Kemendikdasmen akan memanfaatkan kembali studio TV Pendidikan milik Kementerian Pendidikan yang pernah digunakan untuk produksi program pembelajaran.
Baca Juga: DPRD Jember Bakal Siapkan Aturan Khusus Sound Horeg dalam Raperda Trantibum 2026
Studio tersebut akan direnovasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran digital saat ini.
Untuk mendukung pelaksanaan di daerah, Kemendikdasmen akan memanfaatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di setiap provinsi.
Guru Terbaik Jadi Pengajar
Mu'ti mengatakan guru yang mengisi pembelajaran berasal dari guru-guru terbaik yang dimiliki pemerintah.
"Nah gurunya dari guru-guru terbaik yang kita miliki," ujarnya.
Pemerintah juga membuka kemungkinan menghadirkan guru profesional dari negara lain untuk bidang keahlian tertentu.
"Tapi kalau memang diperlukan untuk keahlian tertentu bisa aja kita minta misalnya guru profesional yang nanti kita kerjasamakan dengan negara tertentu," tutur Mu'ti.
Baca Juga: Puan Maharani Soroti 8 Masalah yang Jadi Perhatian Rakyat, dari PHK hingga BPJS Kesehatan
Sesuai Arahan Prabowo
Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan rencana membuat studio terpusat agar guru-guru terbaik dapat memberikan pembelajaran yang bisa diakses banyak sekolah.
"Pelajaran apapun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik. Termasuk bahasa asing, bahasa asing mutlak harus kita kuasai," kata Prabowo.
Presiden juga mendorong penguasaan bahasa asing sejak kelas 1 SD. Bahasa yang disebut antara lain Jepang, Spanyol, Arab, Mandarin dan Prancis.
Menurut Prabowo, kemampuan bahasa asing dapat menjadi bekal siswa menghadapi dunia kerja dan persaingan global.
Baca Juga: CRESTA Resmi Diperkenalkan, Hunian Tepi Danau dengan Fasilitas Premium di Bekasi
Bagian dari Digitalisasi Pembelajaran
Studio terpusat tersebut menjadi bagian dari agenda digitalisasi pembelajaran Kemendikdasmen.
Pemerintah sebelumnya telah mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses terhadap materi pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Melalui studio tersebut, guru terbaik nantinya dapat memproduksi dan menyampaikan materi pembelajaran yang kemudian dimanfaatkan sekolah di berbagai wilayah.
Kemendikdasmen memastikan studio pusat akan dibangun atau direnovasi di Jakarta pada 2026, sedangkan dukungan di daerah akan memanfaatkan UPT yang ada di setiap provinsi.
Rencana ini diarahkan untuk memperluas akses siswa terhadap guru berkualitas, termasuk dalam pembelajaran bahasa asing dan mata pelajaran lainnya. ***




