POJOKSATU.ID - Kementerian Sosial menggalang sinergi strategis bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memperkuat penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.

Kesepakatan ini mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Prof. Nunung Nuryartono.

Pihak BRIN menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh melalui jejaring riset yang dimiliki lembaga tersebut.

Dukungan yang disiapkan mencakup penyusunan kajian kebijakan, pengembangan teknologi, hingga evaluasi pelaksanaan program-program prioritas.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin Renggut Nyawa Mahasiswa KKN dan Ketua Karang Taruna

Langkah kolaborasi ini ditujukan untuk mengawal Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Bentuk kontribusi utama yang ditawarkan oleh BRIN berupa kajian berbasis bukti atau evidence-based policy.

Kajian tersebut dirancang untuk mengevaluasi dampak langsung dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat terhadap para peserta didik.

Selain menilai perkembangan siswa, analisis tersebut juga menjangkau seluruh ekosistem penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga: Rencana Integrasi Program Bansos di KDKMP untuk Mendekatkan Layanan dan Menggerakkan Ekonomi Desa

Aspek ekosistem yang ditelaah meliputi ketersediaan infrastruktur, kesiapan kurikulum, hingga tata kelola lembaga.

Hasil riset ini nantinya diproyeksikan memberikan rekomendasi penting guna penyempurnaan kebijakan di masa depan.

Program Sekolah Rakyat sendiri mengemban misi khusus untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan.

Sasaran utama dari program ini adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Pelibatan riset sejak tahap awal diyakini dapat memperkuat landasan operasional Sekolah Rakyat di lapangan.

Hasil kajian teknis dari BRIN juga berfungsi memberikan penjelasan transparan kepada publik mengenai perubahan pada diri siswa.

Melalui kolaborasi berbasis data ini, target pengentasan kemiskinan masyarakat diharapkan dapat dicapai secara presisi.***