POJOKSATU.id - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia.
Sebanyak empat perguruan tinggi swasta (PTS) berhasil masuk dalam QS World University Rankings (QS WUR) 2027, salah satu pemeringkatan universitas paling bergengsi di dunia.
Masuknya empat kampus swasta ke dalam daftar universitas terbaik dunia menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tinggi Indonesia terus berkembang dan semakin mampu bersaing di tingkat internasional.
Baca Juga: Unpad Jadi Kampus Top 500 Dunia! Tembus Peringkat 496 QS WUR 2027, Makin Diperhitungkan Global
Dari total 20 perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk QS WUR 2027, empat di antaranya merupakan perguruan tinggi swasta. Keempat kampus tersebut adalah Binus University, Telkom University, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Trisakti.
Binus Jadi Kampus Swasta Terbaik Indonesia
Dalam pemeringkatan QS WUR 2027, Binus University kembali mempertahankan statusnya sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.
Binus berhasil menempati peringkat 901–950 dunia dan berada di posisi ke-11 kampus terbaik di Indonesia.
Baca Juga: Koramil Kota Karawang Atur Ulang Tugas Babinsa, Ini Daftar Lengkap Penempatannya
Capaian tersebut menjadikan Binus sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta yang berhasil masuk jajaran 11 besar universitas terbaik nasional.
Posisi ini juga menempatkan Binus sebagai kampus swasta dengan peringkat tertinggi di Indonesia dalam QS WUR 2027.
Rektor Binus University, Nelly, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang transformasi kampus dalam memperkuat daya saing global.
Baca Juga: Wamenko Pangan Soroti Sapi dan Sawit yang Dikawinkan, Dinilai Cocok untuk Breeding
"Pendidikan tinggi saat ini bergerak sangat dinamis, dan pemeringkatan global mencerminkan kompetisi yang semakin ketat di tingkat internasional.
Bagi Binus, hasil ini bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan berkelanjutan untuk terus bertumbuh dan bertransformasi," kata Nelly.
Menurutnya, Binus akan terus memperkuat ekosistem akademik melalui inovasi pembelajaran, penguatan riset, serta perluasan kolaborasi internasional.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan Binus memiliki kesiapan bersaing dan memberikan kontribusi di tingkat global.
Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit, Ini 7 Kebiasaan Sehat yang Bisa Membantu Mencegah Kolesterol Tinggi
Nelly menambahkan, capaian tersebut sejalan dengan visi Binus University sebagai universitas kelas dunia yang memberdayakan masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
"Menegaskan komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan," pungkasnya.
Daftar Empat PTS Indonesia yang Masuk QS WUR 2027
Berikut daftar perguruan tinggi swasta Indonesia yang berhasil masuk pemeringkatan QS World University Rankings 2027:
1. Binus University — peringkat 901–950 dunia.
2. Telkom University — peringkat 1201–1400 dunia.
3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) — peringkat 1201–1400 dunia.
4. Universitas Trisakti — peringkat 1401+ dunia.
Secara nasional, Binus berada di posisi ke-11 Indonesia, Telkom University menempati peringkat ke-14, UMY berada di posisi ke-15, sedangkan Universitas Trisakti menempati peringkat ke-20 nasional.
UMY Jadi Kampus Islam Terbaik Indonesia
Selain capaian Binus, hasil QS WUR 2027 juga menjadi momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
UMY menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) sekaligus satu-satunya perguruan tinggi Islam di Indonesia yang berhasil masuk dalam pemeringkatan QS WUR 2027.
Secara nasional, UMY menempati posisi ke-14 dari 20 perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk pemeringkatan dunia tersebut dan mengukuhkan diri sebagai kampus Islam terbaik di Indonesia.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta, UMY juga menjadi universitas terbaik kedua setelah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil memperoleh rekognisi global.
Skor UMY Naik Lebih dari Dua Kali Lipat
Pencapaian UMY tidak hanya terlihat dari posisinya dalam pemeringkatan, tetapi juga dari peningkatan skor yang signifikan.
Dalam dua tahun terakhir, skor UMY meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan edisi QS WUR 2025.
Kenaikan tertinggi terjadi pada indikator International Research Network dan Employment Outcomes yang masing-masing meningkat 100 persen.
Sementara indikator Employer Reputation atau reputasi lulusan di mata dunia kerja mengalami peningkatan sebesar 83 persen.
Rektor UMY, Prof. Achmad Nurmandi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil komitmen seluruh civitas academica dalam meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Tablet Kecil yang Rilis di Indonesia, Ini Rekomendasi Terbaik dari Harga Rp1 Jutaan hingga Premium
"Jajaran pimpinan berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi dan hilirisasi penelitian, dan pengabdian berdampak.
Komitmen ini diikuti dengan kesadaran dan kemampuan civitas academica dalam meningkatkan capaian kinerja untuk memenuhi standar mutu, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
UMY Bidik Top 1.000 Dunia
Ke depan, UMY menargetkan mampu masuk ke dalam jajaran 1.000 universitas terbaik dunia.
"Harapannya, UMY masuk ke jajaran top 1000 universitas di dunia.
Untuk itu, kami akan terus memperkuat kualitas akademik dan alumni yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Kenapa Adonan Cireng Bisa Jadi Cairan Non-Newtonian? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Kolaborasi dengan industri dan mitra global terus ditingkatkan," imbuh Prof. Nurmandi.
Berdasarkan metodologi QS WUR, sebuah universitas harus memenuhi sejumlah syarat untuk dapat masuk pemeringkatan dunia.
Di antaranya berada pada 20 persen teratas dunia berdasarkan Academic Reputation, memiliki sedikitnya 100 artikel terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir, serta telah terdaftar dan bertahan dalam pemeringkatan regional QS.
Wakil Rektor Mutu, Reputasi dan Kemitraan UMY, Prof. Slamet Riyadi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai unit di lingkungan kampus.
Baca Juga: Sinopsis Toy Story 5, Woody hingga Jessie Kembali Hadapi Ancaman Baru dari Dunia Digital
"Komitmen terhadap mutu ini didukung dengan sinergi antar unit dan integrasi sistem sehingga Universitas dapat memenuhi standar internasional di tengah kompetisi global yang sangat ketat," jelasnya.
Menurut Prof. Slamet, tren peningkatan tersebut berdampak langsung terhadap reputasi internasional UMY.
"UMY secara konsisten meraih reputasi dunia. Ini membuktikan bahwa PTMA mampu bersaing ditingkat global dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam," ujarnya.
Hanya 20 Kampus Indonesia yang Lolos Pemeringkatan
Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global UMY, Mega Hidayati, mengungkapkan jumlah universitas Indonesia yang berhasil masuk QS WUR 2027 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada edisi sebelumnya terdapat 26 perguruan tinggi Indonesia yang masuk pemeringkatan, tahun ini hanya tersisa 20 institusi yang berhasil meraih peringkat.
"Pada edisi QS WUR 2027, dari total 8.808 institusi dari 106 negara yang dievaluasi, hanya 1.504 atau sekitar 17 persen saja yang berhasil masuk dalam pemeringkatan resmi. Hal ini membuktikan UMY berdaya saing global secara konsisten," tutur Mega.
Apa yang Dinilai QS World University Rankings?
Masuk ke dalam pemeringkatan QS bukan perkara mudah. Lembaga pemeringkatan internasional tersebut menggunakan sejumlah indikator untuk mengukur kualitas universitas secara menyeluruh.
Baca Juga: Syarat CPNS 2026 Terbaru, Ini Batas Usia hingga Dokumen yang Wajib Disiapkan Pelamar
Penilaian terbesar berasal dari aspek penelitian dan reputasi akademik yang menyumbang sekitar 50 persen dari total skor.
Komponen ini mencakup reputasi universitas di mata akademisi dunia serta dampak publikasi ilmiah yang dihasilkan dosen dan peneliti.
Selain itu, QS juga memberikan perhatian besar terhadap prospek kerja lulusan melalui indikator employability atau daya saing lulusan di pasar kerja.
Aspek lain yang dinilai meliputi keterlibatan internasional, pengalaman belajar mahasiswa, jaringan riset global, hingga komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Masuknya empat perguruan tinggi swasta Indonesia ke dalam QS WUR 2027 menjadi bukti bahwa kampus-kampus nasional semakin kompetitif di tingkat internasional.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat dan perubahan dunia kerja yang dipengaruhi transformasi digital serta kecerdasan buatan, capaian ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tinggi Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih kuat dan berdaya saing global. ***




