POJOKSATU.id - Institut Teknologi Bandung melalui Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) kembali membuka peluang kolaborasi akademik berskala global bagi para dosen dan peneliti kampus.
Melalui program bertajuk 2026 International Collaborative Research Program, ITB mengajak sivitas akademika untuk terlibat dalam penelitian bersama universitas mitra internasional, yakni National Cheng Kung University dan Tsinghua University.
Program ini dirancang untuk memperkuat jejaring riset internasional, meningkatkan kualitas penelitian lintas negara, hingga mendorong lahirnya publikasi ilmiah bereputasi dunia.
Baca Juga: Siapa Shindy Luthfiana? MC LCC 4 Pilar Kalbar yang Ikut Disorot usai Polemik Penilaian Viral
Tak hanya soal kolaborasi akademik, program ini juga menawarkan dukungan pendanaan yang cukup besar.
Setiap proposal yang lolos seleksi dari pihak ITB akan memperoleh pendanaan hingga Rp150 juta per judul penelitian.
Pendanaan tersebut diberikan secara kompetitif berdasarkan hasil evaluasi proposal dan ketersediaan anggaran program.
Periode Pelaksanaan dan Topik Penelitian
Program riset kolaboratif ini akan berlangsung mulai 15 Juni 2026 hingga 15 Juni 2027.
Baca Juga: Siapa Dyastasita WB? Sosok Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Viral Usai Polemik Nilai Jawaban Peserta
Menariknya, skema penelitian dibuka untuk seluruh bidang keilmuan. Artinya, dosen dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu memiliki kesempatan yang sama untuk ikut berpartisipasi.
Persyaratan Pengusul
Adapun beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain:
- Ketua Peneliti (Principal Investigator/PI) dari ITB merupakan dosen aktif.
- PI harus berafiliasi dengan Fakultas/Sekolah atau Pusat/Pusat Penelitian di ITB.
- Proposal wajib melibatkan peneliti dari ITB dan salah satu universitas mitra, yakni NCKU Taiwan atau Tsinghua University China.
- Proposal harus disusun menggunakan bahasa Inggris.
Ketentuan Pengajuan Proposal
Pengajuan proposal dilakukan melalui sistem resmi MyPPM ITB di:
Baca Juga: Masyarakat Jakarta Bisa Dapat Uang dari Sampah, Begini Cara Jadi Nasabah e-Bank Sampah Jakarta
MyPPM ITB
Periode pengajuan proposal dibuka mulai 11 Mei hingga 29 Mei 2026 pukul 17.00 WIB.
Selain itu, proposal juga wajib melampirkan Letter of Intent (LoI) resmi dari universitas mitra pada bagian akhir dokumen proposal.
Target Luaran Penelitian
Setiap penelitian yang didanai diharapkan mampu menghasilkan minimal satu publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus dengan kategori minimal Q1 berdasarkan SCImago Journal Rank (SJR).
Target tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing riset Indonesia di tingkat internasional.
Dokumen yang Bisa Diunduh
Peserta dapat mengakses sejumlah dokumen penting program, seperti:
- Panduan Program
- Template Proposal
- Letter of Intent (LoI)
Informasi lengkap terkait program dapat diakses melalui laman resmi ITB maupun sistem MyPPM ITB.
Kesempatan kolaborasi seperti ini bukan sekadar soal pendanaan penelitian.
Di tengah persaingan global yang makin ketat, ruang kerja sama lintas negara menjadi jalan penting untuk menghadirkan inovasi, memperluas jejaring ilmiah, dan membawa hasil riset Indonesia semakin diperhitungkan dunia.***




