POJOKSATU.ID - Dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh potongan video kegiatan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tahun 2026 yang viral di platform X (Twitter).

Dalam unggahan akun @ch_chotimah2, terlihat sebuah momen kontroversial di mana juri dan pembawa acara (MC) memberikan teguran keras kepada seorang peserta terkait artikulasi bicaranya.

Pihak penyelenggara mengklaim bahwa suara atau artikulasi sang anak tidak jelas sehingga pesan tidak tersampaikan dengan baik.

Namun, publik justru menangkap hal berbeda setelah memperhatikan panel penerjemah bahasa isyarat yang ada di pojok layar.

Baca Juga: Josepha 'Ocha' Terima Maaf MPR RI dan Beasiswa ke Tiongkok Dari Debat LCC yang Viral!

Jika diperhatikan dengan saksama, penerjemah bahasa isyarat tersebut memberikan gerakan tangan yang sangat konsisten dan tepat sesuai dengan ucapan sang peserta.

Hal ini membuktikan bahwa informasi yang disampaikan oleh peserta sebenarnya dapat ditangkap dengan sangat baik oleh pendengar yang fokus.

Ketepatan isyarat tersebut menjadi bukti kuat bahwa tidak ada masalah mendasar pada artikulasi sang anak maupun gangguan teknis pada pengeras suara.

Kritik pun berdatangan karena juri dianggap terlalu arogan dan justru menyalahkan peserta atas ketidaksanggupan mereka menangkap jawaban.

Baca Juga: Guru Non ASN Tidak Bisa Lagi Mengajar Tahun Depan? Begini Fakta dari Kemendikdasmen

Seharusnya, kehadiran penerjemah bahasa isyarat menjadi standar objektivitas bagi juri dalam menilai kejelasan informasi.

Kejadian ini sangat disayangkan karena dapat menjatuhkan mental peserta yang telah berjuang keras untuk tampil di ajang nasional tersebut.

Netizen mendesak agar pihak penyelenggara lebih bijak dan tidak terburu-buru menghakimi kemampuan komunikasi anak didik.

Transparansi dan empati dari pihak juri serta MC sangat krusial agar esensi dari lomba pendidikan ini tidak tercoreng oleh sikap yang kurang menyenangkan.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan kualitas juri dapat ditingkatkan di masa mendatang.***