POJOKSATU.id - Universitas Katolik Santo Thomas atau yang dikenal sebagai Unika Santo Thomas merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Medan yang telah berdiri sejak tahun 1984.
Kampus ini terus berkembang hingga kini, dengan rektor saat ini dijabat oleh Prof. Dr. Maidin Gultom, SH., M.Hum.
Sejarah berdirinya Unika Santo Thomas berakar dari gagasan dalam Rapat Diosesan tahun 1977.
Baca Juga: Jalan Makmur
Saat itu muncul dorongan agar pendidikan tinggi berbasis filsafat dan teologi mendapatkan pengakuan resmi negara.
Dari sinilah ide pendirian universitas Katolik mulai menguat.
Perjalanan itu berlanjut pada Rapat Diosesan tahun 1982 yang kembali menegaskan pentingnya kehadiran universitas Katolik di wilayah Keuskupan Agung Medan.
Baca Juga: Persita Tantang Bali United, Eber Bessa Bertekad Akhiri Tren Buruk
Uskup Agung Medan kemudian membentuk panitia khusus untuk mengkaji rencana tersebut.
Hasilnya, keputusan pendirian universitas pun diambil dan menjadi titik awal berdirinya Unika Santo Thomas.
Seiring waktu, pengembangan kampus terus dilakukan.
Baca Juga: Massa Aksi di BPK RI Desak Audit Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Proyek PLTA Poso
Pada akhir 1980-an hingga 1990-an, berbagai fakultas mulai dibuka, mulai dari Fakultas Hukum, Pertanian, hingga Ekonomi. Status program studi pun meningkat secara bertahap dari terdaftar hingga diakui dan disamakan.
Perkembangan makin terasa saat memasuki era 1990-an.
Fakultas baru seperti FMIPA ikut hadir, disusul pembukaan program studi Matematika.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Tuduhan Makar ke Saiful Mujani Mengada-ada, Buang-buang Waktu Saja
Bahkan, sejumlah program studi berhasil meraih status akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Masuk tahun 2000-an, kampus ini semakin memperluas bidang keilmuannya.
Fakultas Teknik mulai menunjukkan eksistensinya dengan program studi Teknik Sipil dan Arsitektur.
Baca Juga: Joki UTBK 2026 Diduga Lolos di UM, CCTV Bongkar Identitas Palsu Setelah Peserta Kabur
Sementara itu, bidang teknologi juga berkembang pesat dengan berdirinya Fakultas Ilmu Komputer.
Saat ini, Unika Santo Thomas memiliki delapan fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Sastra, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Filsafat, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komputer, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Program studi yang ditawarkan juga cukup beragam, mulai dari jenjang Diploma hingga Pascasarjana.
Baca Juga: Jaringan Penyedia Perangkat Peretas Ditangkap di NTT, Raih Untung Rp 25 Miliar Sejak 2019
Beberapa program unggulan antara lain Manajemen, Akuntansi, Teknik Sipil, Arsitektur, Ilmu Hukum, hingga Sistem Informasi dan Sains Data.
Kampus ini juga sudah terlibat dalam program Kampus Merdeka yang dicanangkan pemerintah.
Dari sisi akreditasi, sebagian besar program studi telah meraih nilai B, bahkan ada yang berhasil mendapatkan nilai A seperti Program Studi Filsafat Agama Katolik.
Baca Juga: Joki UTBK 2026 Diduga Lolos di UM, CCTV Bongkar Identitas Palsu Setelah Peserta Kabur
Hal ini menunjukkan kualitas akademik yang terus dijaga dan ditingkatkan.
Fasilitas kampus pun cukup lengkap untuk menunjang kegiatan mahasiswa.
Mulai dari perpustakaan, laboratorium, studio teknik, hingga fasilitas olahraga dan asrama tersedia.
Bahkan, akses Wi-Fi dan ruang ibadah juga menjadi bagian penting dari lingkungan kampus yang nyaman.
Baca Juga: Sudah Musim Kemarau Kenapa Masih Sering Hujan, BMKG Beri Penjelasan Begini
Perjalanan panjang Unika Santo Thomas bukan sekadar tentang usia, tapi tentang komitmen menjaga kualitas pendidikan dari waktu ke waktu.
Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah, kampus ini tetap berdiri kokoh, menjadi tempat lahirnya generasi yang siap menghadapi masa depan dengan ilmu dan nilai.***




