POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) bagi dosen tetap untuk menempuh studi doktor atau S3 di luar negeri mulai April 2026.

Program iBKI 2026 menjadi kabar segar bagi para akademisi yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa terbebani biaya kuliah yang besar.

Masa pendaftaran beasiswa penuh tersebut dijadwalkan berakhir pada 25 April 2026, sehingga calon pelamar diminta segera menyiapkan dokumen sejak sekarang.

Baca Juga: Persaingan Sengit Persib dan Borneo Jadi Juara Super League, Simak Jadwal 6 Laga Terakhir

Dibiayai Penuh Selama 4 Tahun

Beasiswa BKI dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas dosen perguruan tinggi di Indonesia melalui pendidikan doktoral di kampus luar negeri mitra kementerian.

Penerima beasiswa akan memperoleh dukungan pendanaan hingga empat tahun masa studi.

Komponen biaya yang ditanggung meliputi:

  • Biaya masuk universitas

  • Biaya pendidikan penuh

  • Tiket pesawat kelas ekonomi

  • Biaya visa dan kedatangan

  • Biaya hidup bulanan

  • Subsidi penelitian

  • Biaya buku

  • Asuransi kesehatan

  • Tunjangan keluarga bagi yang memenuhi syarat

Dengan skema ini, peserta bisa fokus menyelesaikan studi tanpa tekanan finansial berlebihan.

Baca Juga: Jangan Percaya Joki, Ini 30 Contoh Soal KMBM UTBK SNBT 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan Biar Lolos PTN

Syarat Pelamar Tidak Main-Main

Kemdiktisaintek menetapkan sejumlah persyaratan ketat bagi peserta.

Di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia

  • Usia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2026

  • Berstatus dosen tetap

  • Sudah memiliki gelar S2

  • Belum pernah menempuh pendidikan doktor sebelumnya

Selain itu, pelamar wajib mengantongi izin dari pimpinan institusi tempat bekerja.

Baca Juga: Terjadi Kenaikan BBM dan Elpiji Non Subsidi, Kapolri Perintahkan Ribuan Brimob Bersiaga

Wajib Punya LoA dan Skor Bahasa Inggris Tinggi

Kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat mutlak dalam seleksi ini.

Minimal skor yang diterima:

  • TOEFL ITP: 560

  • TOEFL iBT: 80

  • PTE Academic: 58

  • IELTS: 6,5

Pelamar juga harus melampirkan Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari perguruan tinggi luar negeri mitra Kemdiktisaintek.

Baca Juga: Viral Murid Ejek Guru di Purwakarta, Mendikdasmen Turun Tangan, Beberkan Aturan Ini

Dokumen tambahan lain yang dibutuhkan:

  • Personal statement

  • Proposal penelitian dalam bahasa Inggris

  • Curriculum Vitae (CV)

  • Surat keterangan sehat

  • Bukti korespondensi intensif dengan calon promotor

Seluruh informasi teknis dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Kemdiktisaintek di tautan berikut: https://kemdiktisaintek.go.id/

Baca Juga: PBB Turun Tangan akan Evakuasi Kapal-kapal Tanker Minyak yang Terjebak di Teluk Arab

Seleksi Fokus pada Kualitas Riset

Proses seleksi akan menilai kualitas proposal penelitian, rekam jejak akademik, kemampuan komunikasi, serta kesiapan kandidat menjalani studi doktoral.

Kementerian juga menegaskan penerima BKI tidak diperbolehkan menerima beasiswa lain selama masa pendanaan berlangsung. ***