POJOKSATU.ID - Teman-teman info dari Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat terus mendorong peningkatan kualitas ASN, khususnya PPPK.
Melalui pembinaan yang digelar di Aula Wijaya Kusuma, Kamis (9/4/2026), fokus utama diarahkan pada penguatan integritas, disiplin kerja, dan profesionalisme.
Lalu ya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai Kementerian Agama.
Baca Juga: Yossi Cohen
Nah, sekaligus menjawab tantangan transformasi layanan publik yang semakin dinamis.
Penguatan Disiplin dan Etika ASN
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Jakarta Barat, Masturo, tegaskan PPPK tetap wajib mematuhi aturan disiplin sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 94 Tahun 2021.
“Meski berstatus PPPK, seluruh pegawai wajib merujuk pada standar disiplin yang sama, terutama terkait ketertiban absensi dan kehadiran. Kedisiplinan bukan sekadar formalitas,” tegas Masturo.
Selain itu, pegawai juga diingatkan untuk memahami hak dan kewajiban, serta menjunjung tinggi kode etik ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Budaya Kerja dan Zona Integritas
Eh arahannya, Masturo tekankan pentingnya penerapan lima budaya kerja Kemenag, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.
“Nilai-nilai ini harus tercermin dalam setiap tindakan harian. Ini bagian dari komitmen kita membangun zona integritas,” ujarnya.
Jadi, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat dengan optimal.
Transformasi Layanan dan WFH
Kemenag Jakarta Barat juga mulai memperkuat sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Eh, termasuk penataan administrasi yang lebih transparan melalui pencatatan layanan.
Selain itu, kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat turut diterapkan, mengikuti edaran Kementerian PANRB tahun 2026.
Tak hanya itu, aspek keamanan kantor juga menjadi perhatian, termasuk kewajiban mematikan perangkat listrik pada pukul 16.00 WIB.
Intinya, pembinaan ini menjadi langkah strategis dalam membentuk PPPK yang disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi perubahan.
Jadi, peran mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas layanan publik di lingkungan Kemenag Jakarta Barat.***




