POJOKSATU.ID - Sebanyak 2.019 ASN resmi dilepas Kementerian Pertahanan untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan tahun 2026.
Lalu ya, ribuan ASN ini akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama 1,5 bulan.
Nah, sekitar 45 hari di berbagai lembaga pendidikan milik TNI dan Kemhan.
Ribuan ASN Lolos Seleksi
Kepala Pusat Komponen Cadangan Badan Cadangan Nasional, Brigjen Hengki Yuda Setiawan, jelaskan awalnya ada 2.205 ASN yang diusulkan dari puluhan kementerian dan lembaga.
Baca Juga: Darurat Personel! Damkar Mataram Ajukan PPPK Paruh Waktu dan Tambahan Uang Makan
“Jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan 2.115 orang dengan keterangan lulus ke seleksi selanjutnya 2.019 orang, tidak lulus 96 orang,” ujarnya.
Peserta yang lolos ini berasal dari 49 kementerian dan lembaga di seluruh Indonesia.
Sebar di 6 Lembaga Pendidikan
Para peserta akan menjalani seleksi lanjutan sekaligus pelatihan di enam lembaga pendidikan berbeda.
Nah, di antaranya Puskombelneg BPSDM Kemhan, Rindam Jaya, Pusdikes Puskesat, Brigif 1 Pasmar 1, Pusbahasa Kodiklat AU, hingga Wingdik 500 Atang Sanjaya.
Baca Juga: Untungkan Negara Soal LNG, Eks Pejabat Pertamina Dituntut 6,5 Tahun Penjara
Lalu, penyebaran ini dilakukan untuk memaksimalkan proses pelatihan dan pembinaan secara merata.
Digembleng 45 Hari
Kepala Badan Cadangan Nasional, Letjen TNI Gabriel Lema, menyebut pelatihan akan dimulai pada 22 April 2026 dan berlangsung intensif selama 1,5
bulan.
“Pendidikannya satu setengah bulan. Tahun ini total ada 4.000 ASN yang kita siapkan dalam dua gelombang,” jelasnya.
Selama pelatihan, ASN akan dibekali berbagai materi dasar militer.
Baca Juga: Demo Nyaris Ricuh, Massa Desak DPR RI Bentuk Pansus Selidiki Impor 105 Ribu Mobil untuk Kopdes
Eh, mulai dari kedisiplinan, pembentukan karakter, hingga latihan menembak terbatas.
Tidak Ganggu Tugas ASN
Meski mengikuti pelatihan militer, status ASN peserta tetap tidak berubah.
Mereka akan kembali menjalankan tugas seperti biasa setelah program selesai.
Baca Juga: Mau S2 di Irlandia Gratis? Beasiswa LPDP-UCD 2026 Buka, Kuliah Cuma 1 Tahun!
Intinya, orogram Komcad ini juga bersifat sukarela dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara melalui keterlibatan warga sipil.
Jadi, pelatihan Komcad bagi ASN menjadi langkah strategis dalam memperkuat pertahanan negara.
Dengan pelatihan selama 45 hari, ASN diharapkan memiliki disiplin tinggi dan kesiapan dasar dalam mendukung sistem pertahanan nasional.**




