POJOKSATU.ID - Teman-teman ada kabar terbaru nih dari emerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong reformasi birokrasi.
Eh, salah satunya lewat percepatan penerapan manajemen talenta bagi ASN.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, saat membuka workshop akselerasi implementasi manajemen talenta ASN di Makassar,
Senin 13 April 2026.
Fokus pada Sistem Berbasis Kinerja
Dalam sambutannya, Jufri menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar urusan administrasi, tapi bagian penting dalam meningkatkan kualitas ASN.
Baca Juga: Miris! Puluhan PPPK Kukar Mundur! Tak Kuat Penempatan, Pemda Tegaskan Tak Bisa Pindah Tugas
“Manajemen talenta mendorong pengembangan karier ASN yang adil, berbasis kinerja dan potensi, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas prestasi dan pengabdian kepada negara,” ujarnya.
Dia sebut, sistem ini akan membuat penempatan ASN lebih tepat sesuai kompetensi, bukan sekadar formalitas.
Mengacu Regulasi Nasional
Penerapan manajemen talenta ini mengacu pada Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2025 yang menjadi pedoman utama bagi instansi pemerintah.
Aturan ini mengatur mekanisme penilaian ASN secara objektif, terukur, dan akuntabel.
Baca Juga: Dari Registrasi hingga Finish, bank bjb Kawal Sukses Semarang Mountain Race 2026
Eh tujuannya untuk memperkuat sistem merit dan profesionalisme di lingkungan birokrasi.
Jufri juga ungkap seluruh kepala daerah di Sulsel sudah berkomitmen menjalankan sistem ini sejak 2025.
“Melalui forum ini, kita menyamakan persepsi sekaligus menuntaskan kendala teknis secara langsung,” katanya.
Penempatan ASN Lebih Tepat Sasaran
Sementara itu, Deputi BKN Herman jelaskan manajemen talenta menggunakan data kinerja dan potensi ASN sebagai dasar penempatan jabatan.
“Berbeda dengan seleksi terbuka, manajemen talenta memanfaatkan data potensi dan kinerja yang telah terukur,” jelasnya.
Dia tambahkan, setiap jabatan akan ditentukan melalui komite talenta yang diketuai Sekda dan disetujui kepala daerah.
Baca Juga: AKSIOMA Jawa Barat 2026 Siap Digelar, Ajang Unjuk Bakat Siswa Madrasah dari Seni hingga Olahraga
“Setiap posisi memiliki persyaratan spesifik, mulai dari kualifikasi pendidikan, kinerja, hingga integritas,” katanya.
Target Birokrasi Profesional
Nah, pemprov Sulsel menargetkan seluruh kabupaten/kota bisa segera mengimplementasikan sistem ini secara optimal.
Dengan gitu, sistem yang berbasis data dan kinerja, diharapkan lahir ASN yang profesional serta pemimpin masa depan yang kompeten.
Baca Juga: UKT ITB 2026 SNBP dan SNBT Tembus Rp14,5 Juta, Ini Rincian Lengkap dan Skema Keringanannya
Jadi, akselerasi manajemen talenta ASN jadi langkah penting dalam reformasi birokrasi di Sulsel.
Dengan sistem berbasis kinerja, penempatan jabatan diharapkan lebih tepat, transparan, dan profesional.***




