POJOKSATU.id — Langkah nyata mendukung kesejahteraan mahasiswa ditunjukkan oleh Universitas Diponegoro (Undip).
Kampus ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar setiap tahun untuk menyediakan makan siang gratis melalui program Food Truck.
Program ini bukan hal baru. Sejak 2022, Undip telah menjalankan inisiatif tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan ekonomi, sekaligus memastikan mereka tetap mendapatkan asupan makanan bergizi selama menjalani perkuliahan.
Baca Juga: Bonus Demografi Jambi Jadi Tantangan Pembangunan, Al Haris Tekankan Peningkatan SDM
Rektor Undip, Suharnomo, menegaskan bahwa program ini sudah berjalan jauh sebelum isu makan bergizi gratis ramai dibahas secara nasional.
“Ketika hari ini kita berbicara tentang makan bergizi gratis, Universitas Diponegoro sesungguhnya telah memulai sejak tahun 2022 melalui program Food Truck Undip.
Program ini membagikan makanan bergizi gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ujarnya.
Baca Juga: Beasiswa Talenta Indonesia 2026 Masih Dibuka hingga 2 Mei, Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya
Ribuan Porsi Disiapkan Setiap Hari
Dalam pelaksanaannya, Undip menyediakan sekitar 1.850 porsi makanan setiap hari. Jika diakumulasi dalam setahun, jumlahnya mencapai kurang lebih 450.000 porsi.
Seluruh proses penyediaan makanan dikelola oleh unit jasa boga internal kampus, sehingga kualitas dan kebersihan tetap terjaga.
Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT UNDIP Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, menjelaskan bahwa proses produksi dilakukan dengan standar tinggi.
Baca Juga: Waspada! WFH ASN Bisa Disalahgunakan untuk Kepentingan Pribadi, Ini 4 Indikator Penentu Kinerjanya
“Dapur kami beroperasi dari hari Minggu hingga Kamis. Seluruh tim profesional terlibat langsung, mulai dari proses pengolahan, pemilihan bahan baku, hingga penyusunan menu yang memenuhi standar sehat dan bergizi,” tuturnya.
Menu Bergizi dan Diawasi Ketat
Untuk menjaga kualitas makanan, penyusunan menu dilakukan secara berkala dengan bahan baku segar yang telah disiapkan sejak sehari sebelumnya.
Setiap sajian dirancang mengandung gizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, hingga sayuran.
Pengawasan juga dilakukan secara berkelanjutan oleh pihak kampus.
Baca Juga: Pemkab Blitar Siapkan PPPK Isi Koperasi Desa, Tiap Unit Bisa Diisi 3 Pegawai Tanpa Ubah Status
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip, Edy Surahmad, menekankan pentingnya kandungan nutrisi dalam setiap menu.
“Kami dari Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni senantiasa memantau komposisi nutrisi pada Food Truck.
Hal ini penting agar mahasiswa mendapatkan asupan yang seimbang untuk menunjang aktivitas akademik mereka,” jelasnya.
Menjangkau Kampus di Berbagai Daerah
Program Food Truck tidak hanya hadir di kampus utama Undip di Tembalang.
Baca Juga: Tak Kebagian WFH? BKN Janjikan Insentif hingga Kenaikan Pangkat untuk ASN yang Tetap Ngantor
Layanan ini juga menjangkau kampus-kampus Undip di berbagai daerah, seperti Pekalongan, Jepara, Rembang, hingga Batang.
Langkah ini menunjukkan komitmen Undip dalam memastikan seluruh mahasiswa, tanpa terkecuali, mendapatkan akses yang sama terhadap program kesejahteraan.
Lebih dari Sekadar Bantuan
Program makan siang gratis ini bukan hanya soal berbagi makanan, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa.
Dengan kebutuhan dasar yang terpenuhi, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus belajar tanpa terbebani persoalan ekonomi. ***




