POJOKSATU.id - Kabar menggembirakan datang dari Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Makassar.

Salah satu alumninya, Nabilah Arbia, berhasil menembus beasiswa internasional bergengsi dan melanjutkan studi ke Taiwan.

Nabilah diketahui meraih beasiswa International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE) dan melanjutkan pendidikan di Chaoyang University of Technology.

Baca Juga: Dosen UMM Tembus 100 Akademisi Terbaik Dunia, Kalahkan Sekat Kampus Elit Global

Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Arsitektur Unismuh Makassar, Ar. Hj. Citra Amalia, Jumat (10/4/2026).

Citra menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi Arsitektur. Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa alumni Unismuh mampu bersaing di level global yang kompetitif.

“Ini adalah kabar yang sangat membanggakan bagi kami di Program Studi Arsitektur. Prestasi yang diraih Nabilah menunjukkan bahwa alumni Arsitektur Unismuh memiliki kapasitas akademik, daya saing, dan keberanian untuk menembus peluang global,” ujarnya.

Baca Juga: 8 Cara Kreatif Manfaatkan Kantong Plastik Bekas Jadi Barang Berguna di Rumah

Lolos Seleksi Ketat Program Internasional
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nabilah dinyatakan lulus sebagai penerima Spring Semester INTENSE Program for International Students 2026 sejak 10 Desember 2025.

Ia berhasil melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari penilaian akademik, kemampuan bahasa, wawancara, hingga proses administrasi ulang.

Dalam program tersebut, Nabilah diterima pada 2 Years Post-Baccalaureate Degree Program di Department of Civil and Construction Engineering.

Baca Juga: 30 Hari Kasus Andrie Yunus Disiram Air Keras Oknum TNI, Bakal Jalani Cangkok Usai Bola Mata Meleleh

Bidang ini dinilai selaras dengan latar belakang arsitektur yang ia tekuni, sekaligus memperkuat minatnya di sektor teknik dan konstruksi.

Program INTENSE sendiri merupakan skema beasiswa dari Pemerintah Taiwan yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri.

Program ini juga dirancang untuk menarik talenta internasional di bidang strategis seperti STEM, semiconductor, dan finance.

Fasilitas yang diberikan pun cukup lengkap, mulai dari tunjangan hidup, bantuan biaya pendidikan, tiket pesawat, hingga peluang magang di perusahaan mitra dengan prospek kerja setelah lulus.

Baca Juga: Tak Perlu Biaya! Ini 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta untuk SD hingga SMK

Langsung Terjun ke Dunia Industri
Setelah menuntaskan seluruh proses administrasi, Nabilah berangkat ke Taiwan pada 27 Maret 2026 dan resmi memulai kegiatan akademik pada 30 Maret 2026.

Selain mengikuti perkuliahan, ia juga akan menjalani pembelajaran berbasis industri serta program magang di tahun kedua.

Salah satu keunggulan program ini memang terletak pada keterhubungannya langsung dengan dunia kerja melalui kontrak dengan mitra industri.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Rokok Ilegal Hilang Mei 2026, Ini Dampaknya ke Ekonomi

Bagi Nabilah, kesempatan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kapasitas akademik sekaligus profesional di level internasional.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperdalam kompetensinya, khususnya di bidang teknik sipil dan konstruksi.

Jadi Inspirasi Mahasiswa Lain
Dekan Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Ir. Muhammad Syafaat S. Kuba, turut menyambut baik capaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa lulusan Unismuh memiliki kualitas dan kesiapan bersaing secara global.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar, Ini Dampak Nyata yang Bikin Kantong Makin Tipis

“Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar. Keberhasilan saudari Nabilah Arbia memperoleh beasiswa INTENSE dan melanjutkan studi di Taiwan menunjukkan bahwa lulusan kita memiliki kualitas, daya juang, dan kesiapan untuk bersaing di tingkat internasional.

Kami berharap pengalaman akademik dan industri yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan global, dan membawa nama baik almamater di kancah internasional,” ujarnya.

Citra pun menambahkan, capaian ini diharapkan bisa menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Arsitektur Unismuh untuk berani menatap peluang studi lanjut, riset, hingga pengembangan karier di tingkat internasional. ***