POJOKSATU.ID - Teman-teman ramai ya soal isu gelar akademik yang tidak tercantum di Surat Keputusan atau SK pengangkatan sempat bikin resah banyak ASN.

Apalagi bagi mereka yang sudah menempuh pendidikan tinggi seperti S2.

Tapi tenang, BKN akhirnya buka suara dan memastikan hal itu bukan masalah besar yang bisa menghambat karier.

Baca Juga: Belanja Pegawai Tembus 47 Persen, Wagub Kalbar Minta PPPK Tetap Dipertahankan, Ini Penjelasannya

Yuk kita sama-sama baca penjelasan dari BKN secara resmi.

 

Gelar Tidak Muncul, Bukan Berarti Hilang

BKN jelaskan, tidak munculnya gelar akademik di SK biasanya hanya soal administrasi.

“Pencantuman gelar dan kenaikan pangkat itu dua jalur berbeda,” tulis BKN dalam penjelasannya.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Pastikan PPPK Mendapatkan Gaji ke-13 2026, Begini Skema dan Waktunya

Artinya, gelar tetap diakui selama memang sesuai dengan kualifikasi saat melamar.

Lalu ya, pencantuman gelar hanya perlu diperbarui dalam data kepegawaian tanpa harus menunggu kenaikan pangkat.

Jadinya, ASN tidak perlu khawatir gelarnya dianggap tidak berlaku.

 

Soal Penempatan, ASN Harus Siap

Selain soal gelar, BKN juga menanggapi keluhan soal penempatan kerja yang sering jauh dari daerah asal.

Menurut BKN, sejak awal mendaftar, ASN sudah menyetujui untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani saat pendaftaran.

 

Penempatan Bukan Sesuai Keinginan

BKN tegaskan penempatan ASN sepenuhnya merupakan kewenangan negara, bukan berdasarkan keinginan pribadi.

Dalam beberapa kasus, penempatan bisa berubah karena kebutuhan formasi di daerah tertentu.

Baca Juga: Di Tengah Tekanan Anggaran, Kukar Pastikan PPPK Aman dan Tetap Dipertahankan

Jadi ya, kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerataan tenaga ASN di seluruh wilayah Indonesia.

Nah, isu SK tanpa gelar dan penempatan kerja sebenarnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Intinya nih, BKN sudah memastikan semuanya tetap aman selama sesuai aturan.

Bagi ASN, yang terpenting adalah memahami prosedur dan siap menjalankan tugas di mana pun ditempatkan.***