POJOKSATU.id - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatat prestasi di tingkat internasional.

Informasi ini dilansir dari portal resmi uinjkt.ac.id dan dikutip Selasa (7/4/2026), yang mengabarkan capaian terbaru FDI dalam meraih pengakuan global.

FDI resmi meraih akreditasi internasional dari Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN), sebuah lembaga asal Jerman yang dikenal fokus pada penjaminan mutu perguruan tinggi lintas disiplin.

Baca Juga: Meski Diizinkan Pemerintah Pusat, Gubernur Kalsel Pilih Tolak WFH karena Takut ASN Menganggapnya Sebagai Hari Libur

Pencapaian ini tertuang dalam keputusan komisi akreditasi ACQUIN yang ditandatangani oleh Aloys Krieg.

Dalam keputusan tersebut, Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2) FDI dinyatakan memenuhi standar internasional dengan masa berlaku akreditasi hingga 30 September 2031.

Bukti Kerja Kolektif Sivitas Akademika
Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah, Yuli Yasin, menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari konsistensi seluruh sivitas akademika dalam menjaga kualitas pendidikan.

Baca Juga: Pratama Arhan Lulus Sidang Skripsi,Jadi Lulusan Pertama yang Dapat Ijazah Blokchain

“Pencapaian akreditasi ACQUIN ini menjadi momentum penting bagi FDI untuk terus meningkatkan relevansi lulusan di tingkat internasional.

Ini adalah bukti nyata bahwa kurikulum keislaman yang kami terapkan tidak hanya mendalam, tetapi juga memenuhi prosedur penjaminan mutu yang ketat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup kualitas kurikulum, produktivitas penelitian, efektivitas pengajaran, tata kelola fakultas, hingga dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan.

Baca Juga: Bali Downhill Cycling, Cara Menikmati Keindahan Alam Bali dari Jalur Menurun yang Seru

Perpaduan Kurikulum Unik Berbasis Internasional
FDI sendiri dikenal sebagai fakultas yang memiliki karakter unik. Program pendidikannya merupakan replikasi dari Fakultas Dirasat Islamiyah di Universitas Al-Azhar, salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka di dunia.

Keunggulan lainnya terletak pada perpaduan kurikulum keislaman dan keindonesiaan yang disampaikan secara penuh menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

Tak heran, model pendidikan ini dinilai mampu menjembatani kebutuhan akademik global sekaligus menjaga kekhasan keilmuan Islam.

Baca Juga: Cha Eun Woo Minta Maaf Lagi Terkait Kasus Dugaan Penggelapan Pajak, Akui Sudah Bayar Semua Kewajiban Lebih dari 20 Miliar Won

Diakui dalam Sistem Penjaminan Mutu Eropa
Sebagai informasi, sejak 2009 ACQUIN telah menjadi anggota European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR), sebuah lembaga yang mengatur standar penjaminan mutu pendidikan tinggi di kawasan Eropa.

Peran ACQUIN dalam jaringan internasional ini memastikan bahwa program studi yang diakreditasi memiliki kualifikasi yang setara dan diakui secara global.

Pencapaian ini mempertegas posisi FDI sebagai salah satu fakultas unggulan yang mampu bersaing di level internasional, sekaligus membuka jalan lebih luas bagi lulusannya untuk berkiprah di dunia global. ***