POJOKSATU.ID - Kabar terbaru soal rekrutmen CPNS 2026 kembali bikin heboh, khususnya di kalangan pejuang NIP.
Nah ya kali ini datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen yang mulai menyusun kebutuhan ASN untuk tahun depan.
Lewat surat edaran resmi, Kemendikdasmen memberi sinyal bahwa rekrutmen tetap ada, tapi dengan aturan yang berbeda dari sebelumnya.
Pakai Sistem Zero Growth
Salah satu hal paling mencolok adalah penerapan prinsip zero growth.
Artinya, pemerintah tidak akan menambah jumlah pegawai baru secara besar-besaran.
Formasi CPNS hanya dibuka untuk menggantikan ASN yang pensiun di tahun 2026.
Dengan sistem ini, jumlah formasi dipastikan terbatas dan persaingan bakal makin ketat.
Fokus Khusus CPNS
Dalam kebijakan ini, formasi yang diusulkan hanya untuk CPNS, bukan PPPK.
Baca Juga: Viral Aksi Nyawer di Panggung Dangdut, Pemilik SPPG Pamekasan Hamburkan Uang hingga Tuai Kontroversi
Nah ini semua jadi peluang besar bagi fresh graduate yang ingin menjadi PNS.
“pengisian formasi tahun ini dikhususkan untuk CPNS,” tertuang dalam surat edaran tersebut.
Artinya, kesempatan terbuka lebar bagi pelamar baru, tapi tetap harus siap bersaing ketat.
Formasi untuk S1, D4, dan D3
Kemendikdasmen membuka beberapa jenis jabatan sesuai kualifikasi pendidikan.
Untuk lulusan S-1 dan D-IV, tersedia jabatan pelaksana kelas 7 serta jabatan fungsional keahlian jenjang ahli pertama.
Bahkan ya, beberapa posisi tertentu membutuhkan kualifikasi hingga S-2.
Baca Juga: Pemko Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan, 31 Puskesmas di Medan Bakal Dirombak
Sementara itu, lulusan D-III juga punya peluang lewat jabatan teknis operasional dan jabatan fungsional terampil.
Ini jadi kabar baik karena peluang tidak hanya untuk sarjana, tapi juga diploma.
Persiapan Harus Dari Sekarang
Dengan kuota terbatas dan sistem seleksi yang ketat, para calon pelamar diminta mulai mempersiapkan diri dari sekarang.
Mulai dari memahami formasi, melengkapi berkas, hingga meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan jabatan.
CPNS Kemendikdasmen 2026 tetap dibuka, tapi dengan sistem zero growth yang membuat formasi lebih terbatas.
Peluang tetap ada, terutama bagi fresh graduate, namun persaingan dipastikan lebih ketat dari tahun-tahun sebelumnya.***




