POJOKSATU.id – Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 resmi dibuka mulai Rabu, 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.

Calon mahasiswa diingatkan untuk tidak salah langkah, karena kesalahan administrasi bisa berujung gagal mengikuti seleksi.

UTBK SNBT menjadi salah satu jalur utama masuk perguruan tinggi negeri yang menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer.

Baca Juga: Tak Ada Kompromi, Saat WFA Dianjurkan, ASN Pemko Medan Wajib Ngantor Selepas Libur Lebaran

Karena itu, proses pendaftaran menjadi tahap krusial yang tidak boleh dianggap sepele.

Pendaftaran dibuka hingga 7 April 2026 melalui portal Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru. Artinya, peserta hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan seluruh proses.

Berikut syarat daftar UTBK SNBT 2026, yang harus dilengkapi calon mahasiswa:

1. Registrasi terlebih dahulu akun SNPMB siswa di https://portal.snpmb.id/

Baca Juga: Kecelakaan Pesawat Angkut Militer C-130 di Kolombia, 66 Nyawa Tentara dan Polisi Melayang

2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Siswa SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025, 2026, atau lulusan paket C 2024, 2025, 2026 dengan maksimal umur 25 tahun per 1 Juli 2026

Baca Juga: Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Polres Karawang Terapkan Rekayasa di Titik Krusial

Sementara itu, bagi siswa yang belum memiliki izajah harus membawa surat keterangan kelas 12 yang disertai:

1. Identitas diri, seperti nama, kelas, NISN, dan NPSN

2. Pasfoto terbaru (berwarna)

3. Tanda tangan kepala sekolah/madrasah

4. Stempel/cap sekolah

Baca Juga: Tambang Ancam Borobudur, Ferry Alexa: Jangan Rusak Ikon Dunia!

5. Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang telah disetarakan

6. Bagi yang mendaftar program studi bidang seni/olahraga wajib mengunggah portofolio

7. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi

8. Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah surat pernyataan tunanetra

9. Membayar biaya UTBK

Baca Juga: Eks Menag Gus Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK Usai Sempat Berlebaran di Rumah

Namun demikian, tidak sedikit calon peserta yang justru terhambat di tahap awal, terutama saat membuat akun SNPMB atau melengkapi data.

Salah satu syarat utama yang wajib dipenuhi adalah memiliki akun SNPMB.

Tanpa akun ini, peserta tidak bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran UTBK SNBT.

Baca Juga: TPA Sarimukti Kembali Beroperasi, DLH Bandung Kebut Normalisasi Sampah Pascalebaran di Titik Wisata dan Pusat Kota

Selain itu, peserta juga harus memenuhi sejumlah ketentuan, seperti merupakan Warga Negara Indonesia dengan Nomor Induk Kependudukan, serta lulusan SMA sederajat tahun 2024 hingga 2026 atau maksimal berusia 25 tahun per 1 Juli 2026.

Bagi siswa kelas 12 yang belum memiliki ijazah, diwajibkan membawa surat keterangan dari sekolah yang memuat identitas lengkap, pasfoto terbaru, serta tanda tangan dan cap resmi sekolah.

Menariknya, beberapa program studi seperti seni dan olahraga juga mensyaratkan unggahan portofolio.

Sementara peserta berkebutuhan khusus, seperti tunanetra, wajib menyertakan dokumen tambahan berupa surat pernyataan.

Baca Juga: Misteri Pembunuhan Dokter Shanti yang Membusuk di Kamar, Terakhir Terlihat Seminggu Puasa

Setelah semua syarat terpenuhi, peserta dapat melanjutkan ke tahap pendaftaran dengan mengisi data diri, memilih program studi dan perguruan tinggi, hingga menentukan lokasi ujian.

Peserta juga diwajibkan membayar biaya UTBK sebesar Rp200 ribu, kecuali bagi penerima KIP Kuliah yang dibebaskan dari biaya tersebut.

Jika seluruh tahapan sudah selesai, peserta harus mengunduh kartu ujian sebagai bukti resmi untuk mengikuti UTBK.

Adapun pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 25 Mei 2026.

Baca Juga: Lubang di Tangsel Masih Jadi Momok Menakutkan, Bikers Jatuh Usai Hantam Jalan Aspal Rusak

Dengan waktu yang terbatas, calon mahasiswa diimbau segera melengkapi seluruh persyaratan dan memastikan data yang diinput sudah benar.

Kesalahan kecil dalam proses pendaftaran bisa berdampak besar pada peluang lolos ke perguruan tinggi impian. ***