POJOKSATU.id - Politeknik Negeri Bali atau yang dikenal dengan singkatan PNB merupakan salah satu perguruan tinggi negeri vokasi yang berada di Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Kampus ini menjadi salah satu institusi pendidikan yang fokus mencetak tenaga profesional melalui pendidikan berbasis keterampilan dan praktik.

Sejarah pendidikan politeknik di Indonesia sendiri bermula pada tahun 1976 melalui kerja sama antara Institut Teknologi Bandung dan pemerintah Swiss.

Program tersebut dinilai berhasil sehingga pemerintah kemudian mengembangkan sistem pendidikan politeknik di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga: Staycation Lebaran Anti-Ribet: Nikmati Sisi Tenang Ibu Kota di Ascott Kuningan Jakarta

Beberapa politeknik yang lahir dari pengembangan tersebut antara lain Politeknik Universitas Brawijaya, Politeknik Universitas Diponegoro dan Politeknik Institut Teknologi Bandung.

Selain itu juga ada Politeknik Universitas Indonesia, Politeknik Universitas Sumatera Utara, serta Politeknik Universitas Sriwijaya.

Keberhasilan enam politeknik tersebut mendorong pemerintah untuk memperluas pendidikan vokasi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pada tahun 1984, pemerintah kemudian mengembangkan politeknik di berbagai daerah, termasuk di lingkungan Universitas Udayana.

Baca Juga: Resep Sagu Keju Renyah dan Lumer di Mulut, Lengkap dengan Tips Anti Gagal

Politeknik Universitas Udayana kemudian dipersiapkan sebagai salah satu pusat pendidikan vokasi di Bali.

Ir Ketut Kinog dan Drs Abdullah Jawas ditunjuk sebagai pimpinan politeknik untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan awal, mulai dari infrastruktur hingga sistem pembelajaran.

Setelah melalui berbagai persiapan, Politeknik Universitas Udayana akhirnya memulai kuliah perdananya pada 5 Oktober 1987.

Perjalanan Menuju Kemandirian
Dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, politeknik memiliki kedudukan yang sejajar dengan universitas, institut, dan sekolah tinggi.

Baca Juga: Masjid Al Ikhwan HPK IKN, Masjid Pertama di Kawasan Hunian Pekerja Ibu Kota Nusantara

Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 1989 serta Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1990 tentang Perguruan Tinggi yang kemudian direvisi menjadi PP Nomor 57 Tahun 1998.

Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa politeknik seharusnya berdiri sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mandiri.

Upaya menuju kemandirian Politeknik Universitas Udayana sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1994.

Berbagai persiapan dilakukan, seperti penyusunan statuta, pembentukan senat politeknik, serta penguatan sistem administrasi lembaga.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Bank Mandiri Perkuat Livin untuk Hadapi Lonjakan Transaksi Nasabah

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 081/O/1997 tanggal 24 April 1997 tentang pendirian Politeknik Negeri Bali.

Sejak saat itu, Politeknik Universitas Udayana resmi berdiri sendiri sebagai Politeknik Negeri Bali.

Peresmian serta penandatanganan prasasti papan nama Politeknik Negeri Bali dilakukan pada 12 September 1997 oleh Sekretaris Jenderal Pendidikan Tinggi.

Jurusan dan Program Studi
Seiring perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan industri, Politeknik Negeri Bali terus memperluas program pendidikan yang ditawarkan.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Bank Mandiri Perkuat Livin untuk Hadapi Lonjakan Transaksi Nasabah

Saat ini Politeknik Negeri Bali memiliki enam jurusan utama, yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknologi Informasi, Akuntansi, Administrasi Bisnis, serta Pariwisata.

Pada Jurusan Teknik Sipil tersedia Program Studi Teknik Sipil (D3) serta Manajemen Proyek Konstruksi (D4).

Jurusan Teknik Mesin memiliki Program Studi Teknik Mesin (D3), Refrigerasi dan Tata Udara (D3), serta Teknologi Rekayasa Utilitas Mekanikal-Elektrikal (D4).

Sementara itu pada Jurusan Teknik Elektro tersedia Program Studi Teknik Listrik (D3) dan Teknik Otomasi (D4).

Baca Juga: Pelangi di Mars Film Sci-fi Anak Cocok Nemani Libur Lebaran Bersama Keluarga

Di bidang Teknologi Informasi terdapat Program Studi Administrasi Jaringan Komputer (D2 Fast Track), Manajemen Informatika (D3), serta Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (D4).

Jurusan Akuntansi menyediakan Program Studi Akuntansi (D3), Akuntansi Manajerial (D4), serta Akuntansi Perpajakan (D4).

Sedangkan Jurusan Administrasi Bisnis memiliki Program Studi Administrasi Bisnis (D3), Manajemen Bisnis Internasional (D4), serta Bisnis Digital (D4). Jurusan ini juga membuka Program Magister Terapan Pemasaran, Inovasi dan Teknologi (S2).

Di sektor pariwisata, Politeknik Negeri Bali menyediakan Program Studi Perhotelan (D3), Usaha Perjalanan Wisata (D3), serta Manajemen Bisnis Pariwisata (D4).

Baca Juga: Drama TPG Maret: Kirain Ada Masalah Berat di Info GTK, Ternyata Cuma Satu Ini

Bahkan di bidang ini juga telah tersedia Program Magister Terapan Perencanaan Pariwisata (S2) hingga Program Doktor Terapan Bisnis Pariwisata (S3).

Perjalanan Politeknik Negeri Bali menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Dari awal berdiri sebagai bagian dari Universitas Udayana hingga menjadi institusi mandiri dengan berbagai program studi, kampus ini terus melahirkan lulusan terampil yang siap berkontribusi di dunia industri, bisnis, dan pariwisata yang menjadi kekuatan utama Pulau Bali.***