POJOKSATU.id - Menjelang periode libur panjang Idulfitri, pemerintah mulai mempercepat penerbitan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) bagi guru bersertifikasi.

Langkah ini dilakukan agar Tunjangan Profesi Guru (TPG) bulan Maret 2026 berpeluang cair lebih cepat, bahkan sebelum libur Lebaran dimulai.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi banyak Bapak/Ibu guru yang sudah menunggu pencairan tunjangan tersebut.

Apalagi bagi guru yang sudah memenuhi syarat sertifikasi, TPG merupakan salah satu bentuk penghargaan atas profesionalisme dalam menjalankan tugas pendidikan.

Baca Juga: THR Guru ASN 2026 Berpotensi Lebih Besar dari TPG, Ini Komponen Gaji yang Membuat Tunjangan Hari Raya Bisa Tembus Jutaan

Namun, agar pencairan bisa berjalan lancar, ada beberapa hal penting yang tetap perlu diperhatikan oleh guru.

SKTP Menjadi Syarat Utama Pencairan TPG

Bapak/Ibu perlu tahu bahwa SKTP merupakan dokumen kunci dalam proses pencairan tunjangan profesi guru.

Tanpa SKTP yang sudah terbit, proses penyaluran TPG tidak bisa dilakukan.

SKTP diterbitkan berdasarkan hasil validasi data guru yang bersumber dari Dapodik dan ditampilkan melalui sistem Info GTK.

Baca Juga: Sering Pusing Setelah Olahraga? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jika data tersebut dinyatakan valid oleh sistem, maka SKTP akan diproses dan tunjangan profesi bisa segera dicairkan.

Karena itu, percepatan penerbitan SKTP yang dilakukan pemerintah menjadi langkah penting agar guru tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menerima haknya.

Alasan SKTP Dipercepat Menjelang Lebaran

Percepatan penerbitan SKTP pada bulan Maret bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utamanya adalah jadwal libur nasional dan cuti bersama Idulfitri yang biasanya cukup panjang.

Jika proses administrasi tidak dipercepat, dikhawatirkan pencairan TPG akan tertunda hingga setelah masa libur selesai. Kondisi ini tentu bisa membuat guru harus menunggu lebih lama.

Dengan mempercepat proses verifikasi dan penerbitan SKTP, pemerintah berharap pencairan tunjangan profesi guru dapat dilakukan sebelum periode libur Lebaran.

Bagi banyak guru, hal ini tentu sangat membantu karena kebutuhan menjelang hari raya biasanya meningkat.

Peran Info GTK dalam Proses Penerbitan SKTP

Meski pemerintah mempercepat proses administrasi, keberhasilan penerbitan SKTP tetap bergantung pada validitas data guru di Info GTK.

Baca Juga: THR PPPK Paruh Waktu 2026 Kabupaten Bandung SEGERA CAIR! Bupati Dadang Supriatna Sudah Siapkan Rp12 Miliar

Info GTK berfungsi sebagai sistem verifikasi untuk memastikan bahwa guru yang menerima tunjangan benar-benar memenuhi syarat, mulai dari status sertifikasi hingga beban mengajar.

Jika status di Info GTK sudah valid, maka peluang SKTP terbit juga semakin besar.

Sebaliknya, jika masih terdapat masalah data, proses penerbitan SKTP bisa tertunda.

Baca Juga: Hakim Tolak Semua Pembelaan Terdakwa, Kapten dan Chief Officer Kapal Sea Dragon Dihukum Penjara Seumur Hidup

Karena itu, guru disarankan untuk mengecek status Info GTK secara berkala, terutama menjelang periode pencairan tunjangan.

Hal Penting yang Perlu Dicek Guru Sekarang

Supaya tidak ketinggalan pencairan TPG bulan Maret, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan Bapak/Ibu guru.

Pertama, pastikan data di Dapodik sudah sesuai dengan kondisi terbaru, terutama terkait jam mengajar, mata pelajaran, dan status kepegawaian.

Baca Juga: THR PPPK Paruh Waktu 2026 Kabupaten Bandung SEGERA CAIR! Bupati Dadang Supriatna Sudah Siapkan Rp12 Miliar

Kedua, cek kembali status validasi di Info GTK untuk memastikan tidak ada keterangan masalah pada data.

Ketiga, jika menemukan kesalahan data, segera berkoordinasi dengan operator sekolah agar perbaikan bisa dilakukan secepat mungkin.

Langkah-langkah ini terlihat sederhana, tetapi sangat menentukan apakah SKTP bisa terbit tepat waktu atau justru tertunda.

Jadi Bapak/Ibu, sambil menunggu kabar resmi pencairan, tidak ada salahnya mulai sekarang mengecek Info GTK.

Siapa tahu, dengan percepatan penerbitan SKTP ini, TPG bulan Maret bisa cair sebelum Lebaran dan membantu kebutuhan menjelang hari raya.***