POJOKSATU.ID - Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Jawa Timur.
Selain untuk mempererat tali silaturahmi, safari ini menjadi momentum penting bagi Kementerian Agama dalam mensosialisasikan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren.
Kehadiran struktur baru ini diharapkan mampu membuat proses pembinaan lembaga pendidikan keagamaan di seluruh pelosok daerah menjadi lebih fokus, luas, dan merata.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, pemerintah menunjukkan dukungan nyata dengan menyalurkan bantuan dana operasional masing-masing senilai Rp100 juta.
Baca Juga: Kemenag Akan Buat Direktorat Jenderal Baru, Ditjen Pondok Pesantren!
Bantuan tersebut diberikan kepada tiga institusi besar, yakni Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, Pondok Pesantren Sidogiri, dan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat.
Pihak Kementerian Agama melalui Direktorat Pondok Pesantren menjelaskan bahwa kegiatan safari ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan sarana dialog untuk menyerap kebutuhan riil di lapangan.
Dengan melihat langsung dinamika di pesantren, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih akurat dan sesuai dengan kenyataan di masyarakat.
Hal ini juga menjadi bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi besar pesantren dalam sektor pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Penting! Simak Aturan Terbaru Sinkronisasi Data Sekolah Agar Server Tetap Stabil!
Lebih lanjut, langkah ini diharapkan dapat memperkuat aspek moral bagi para pengelola pesantren dan santri.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada ekosistem pesantren, baik melalui penguatan kualitas pendidikan maupun pengembangan kemandirian ekonomi.
Melalui kemitraan yang semakin erat, pesantren diproyeksikan akan semakin optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pembinaan karakter dan pembangunan sosial.***




