POJOKSATU.ID - Kabar gembira bagi aparatur sipil negara (ASN).

Pemerintah resmi mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN 2026 dengan nilai penyaluran awal mencapai Rp3,1 triliun.

Dana tersebut telah disalurkan kepada 631 ribu ASN pemerintah pusat hingga Jumat sore, 6 Maret 2026.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, PPPK Paruh Waktu Banten Akhirnya Punya Bekal! THR 2026 Sudah Disiapkan Pemprov

Pencairan ini menjadi tahap awal dari program distribusi THR bagi jutaan aparatur negara menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan bahwa proses pencairan THR akan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme administrasi di masing-masing instansi.


Rp3 Triliun Sudah Cair ke 631 Ribu ASN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa penyaluran THR telah dimulai sejak hari itu dan akan terus berjalan dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: PNS dan PPPK Siap-Siap! Pemkot Ambon Siapkan Rp32 Miliar untuk THR ASN 2026! Ini Rincian Komponennya

Dikutip dari Garuda TV, 6 Maret 2026, begini ucap Purbaya:

“Penyaluran THR mulai hari ini, hingga pukul 16.30 untuk aparatur negara pemerintah pusat 3 triliun rupiah."

"Jumlah itu untuk 631 ribu pegawai dari total 2,2 juta ASN,” ujarnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian ASN pusat sudah menerima THR.

Baca Juga: THR Pensiunan ASN 2026 Mulai Dicairkan! Ini Daftar Nominal Lengkap Golongan Ia Hingga IVe

Sementara jutaan lainnya masih menunggu pencairan yang dilakukan secara bertahap.

Perbedaan waktu pencairan biasanya dipengaruhi oleh proses administrasi masing-masing kementerian atau lembaga.


THR Pensiunan Tembus Rp11,4 Triliun

Selain ASN aktif, pemerintah juga telah menyalurkan THR untuk pensiunan aparatur negara dengan nilai yang jauh lebih besar.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran THR untuk pensiunan telah mencapai Rp11,4 triliun.

Baca Juga: Viral! Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis Ditolak SMPN 2 Sokaraja Banyumas karena Datang Saat Siswa Sudah Pulang

Dana tersebut diberikan kepada 3.568.570 penerima pensiun, atau setara dengan 93,55 persen dari total sasaran penerima.

Artinya, sebagian besar pensiunan sudah menerima THR lebih awal dibandingkan ASN aktif yang masih menunggu proses pencairan di instansi masing-masing.


THR ASN Daerah Baru Mulai Dicairkan

Sementara itu, penyaluran THR ASN daerah masih berada pada tahap awal.

Baca Juga: Sejarah Universitas Flores: Dari Krisis Akses Pendidikan hingga Menjadi Kampus Unggulan di NTT

Pencairan bagi pegawai daerah sangat bergantung pada kesiapan administrasi pemerintah daerah masing-masing.

Hingga saat ini, dana THR untuk ASN daerah yang telah dicairkan tercatat sebesar Rp127,6 miliar.

Dana tersebut baru diterima oleh 16.848 pegawai di tiga pemerintah daerah dari total 546 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kelas Delcy

Karena itu, jutaan ASN daerah masih menunggu proses pencairan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.


Pemerintah Pastikan Dana THR Sudah Siap

Menteri Keuangan menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan seluruh anggaran THR yang diperlukan.

Ia juga meminta para ASN tidak khawatir terkait pencairan tunjangan tersebut.

“Jadi jangan takut, semua sudah siap, tinggal seberapa cepat pencairannya,” ujar Purbaya.

Perbedaan waktu pencairan antarinstansi disebut sebagai hal yang wajar karena setiap lembaga memiliki proses administrasi yang berbeda.


Anggaran THR 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun

Untuk tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran THR sebesar Rp55 triliun.

Baca Juga: Kemenag Perkuat SDM Nasional Melalui Integrasi Basis Data Manajemen Talenta

Dana tersebut diperuntukkan bagi berbagai kelompok penerima, antara lain:

- ASN pemerintah pusat

- ASN pemerintah daerah

- anggota TNI dan Polri

- para pensiunan aparatur negara

Nilai anggaran ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp49 triliun.

Baca Juga: Kapal Fregat Iran yang Ditembak Angkatan Laut AS Ternyata Tamu India Ikuti Latihan Milan Naval

Peningkatan anggaran tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan aparatur negara.


THR Diharapkan Dorong Ekonomi

Selain sebagai hak pegawai, pencairan THR juga memiliki dampak penting terhadap perekonomian.

Tambahan pendapatan menjelang Lebaran biasanya meningkatkan konsumsi masyarakat.

Pemerintah berharap distribusi THR tahun ini mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

Lonjakan konsumsi rumah tangga menjelang Idulfitri juga diharapkan dapat membantu menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama 2026.

Dengan mulai cairnya THR ASN 2026, jutaan aparatur negara kini tinggal menunggu giliran pencairan dari instansi masing-masing.***