POJOKSATU.id - Inovasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) kembali lahir dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis.

Lima mahasiswa Program Studi Sains Data berhasil mengembangkan Smart Security Door Lock, sebuah sistem pengaman pintu berbasis teknologi digital yang dirancang untuk mendukung konsep hunian modern.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Ihsan Aulia Rahman, Nouval Ghoonimu Tsawab, Kasa Inti Josia Tambunan, Muhamad Lintang Saujana Attamim, dan Muhammad Azzam.

Baca Juga: Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas di Irigasi Jayakerta Karawang

Melalui proyek tersebut, mereka menghadirkan solusi keamanan rumah yang memadukan perangkat keras dengan sistem pengolahan serta analisis data.

Teknologi yang dikembangkan memungkinkan pengguna melakukan autentikasi akses pintu secara digital.

Selain itu, sistem juga mampu memantau aktivitas penggunaan secara real-time serta menyimpan histori akses yang dapat digunakan untuk analisis keamanan rumah.

Baca Juga: Guru Madrasah Segera Lengkapi Data untuk Pencairan TPG, Batas Validasi EMIS GTK Hingga 16 Maret 2026, Ini Poin Pentingnya

Dengan pendekatan berbasis data, sistem pengaman ini dirancang untuk meningkatkan tingkat keamanan secara lebih presisi sekaligus memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengontrol akses ke dalam rumah.

Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Raih Juara Nasional
Ketua tim pengembang, Ihsan Aulia Rahman, menjelaskan bahwa ide pengembangan Smart Security Door Lock berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan yang lebih praktis serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami ingin menghadirkan solusi keamanan yang tidak hanya mengandalkan kunci konvensional.

Baca Juga: Gibran Tinjau Pelatihan AI dan Robotik di Ponpes Baitul Arqom, Dorong Santri Melek Teknologi

Sistem ini dirancang agar dapat dikontrol secara digital dan memanfaatkan data untuk meningkatkan pengawasan serta kenyamanan pengguna,” ujarnya.

Menurut Ihsan, pendekatan berbasis analisis data juga memungkinkan pengembangan fitur lanjutan di masa depan.

Salah satunya adalah kemampuan membaca pola akses pengguna hingga memberikan notifikasi otomatis apabila terdeteksi aktivitas yang tidak biasa.

Baca Juga: Didampingi Wagub Jabar Erwan Setiawan, Wapres Gibran Tinjau Workshop Literasi AI ASEAN di Kabupaten Bandung

Prestasi tim mahasiswa ini semakin kuat setelah inovasi Smart Security Door Lock berhasil meraih Juara I dalam ajang Indoneris National IT Competition dan Pekan Seni Nasional CORIS 2025 pada kategori Internet of Things (IoT).

Tidak hanya itu, karya teknologi tersebut juga dipamerkan dalam Expo BTN Housingpreneur 2026.

Pameran tersebut menjadi ajang untuk menunjukkan potensi implementasi teknologi ini dalam sektor properti serta pengembangan ekosistem smart home di Indonesia.

Baca Juga: Putih Sari Serap Aspirasi Warga Karawang soal BPJS dan Fasilitas RS

Pembelajaran Berbasis Proyek Dorong Inovasi Mahasiswa
Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa tersebut menjadi bukti efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di lingkungan kampus.

“Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami mendorong mahasiswa mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Integrasi analisis data dan IoT dalam inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berpikir sistematis sekaligus aplikatif,” paparnya dalam rilis, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi hunian cerdas atau smart home membuka peluang besar bagi generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang Sains Data dan teknologi digital.

Baca Juga: Masjid Agung Syuhada Pelaihari menjadi masjid tertua di Tanah Laut dan saksi perjuangan rakyat melawan Belanda.

Talenta muda di bidang ini dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan berbagai solusi inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.

“Keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya teknologi yang berorientasi masa depan,” tutupnya. ***