POJOKSATU.id - Universitas Sains Indonesia (USI) lahir dari cita-cita mulia para pendiri dan pembina Yayasan Enam Peduli Pendidikan (YEPP).

Dimana, tujuan utama berdirinya USI untuk menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas yang selaras dengan kebutuhan industri, namun tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Didirikan pada tahun 2022, YEPP mengusung visi besar untuk menyediakan tenaga kerja global yang dibutuhkan industri tanpa menciptakan pengangguran baru di tengah masyarakat. 

Langkah strategis itu diwujudkan melalui alih kelola dan pindah lokasi Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Sinar Husni dari Medan ke Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Masjid Agung Manonjaya: Jejak Sejarah Tasikmalaya, Arsitektur Unik, dan Luka Gempa 2009

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 180/E/O/2024.

STT Sinar Husni yang dikelola YEPP memiliki tiga program studi, yakni Teknik Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. 

Selanjutnya, pada Agustus 2024, STT Sinar Husni digabungkan dengan Institut Manajemen Wiyata Indonesia (IMWI) yang memiliki enam program studi: Manajemen, Akuntansi, Administrasi Bisnis, Desain Grafis, Ilmu Komunikasi, dan Sistem Informasi.

Penggabungan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 612/E/O/2024 dan resmi membentuk Universitas Sains Indonesia (USI). 

Baca Juga: Beasiswa ADik 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Komponen, Timeline, dan Cara Daftarnya Lengkap

Dalam proses tersebut, pemerintah juga memberikan insentif tiga program studi baru, yaitu Teknik Industri, Hukum, dan Psikologi.

Dengan demikian, USI kini memiliki 12 Program Studi jenjang Strata 1 (Sarjana), seluruhnya terakreditasi Baik hingga Baik Sekali, yakni:

  1. Manajemen (Baik Sekali)

  2. Akuntansi (Baik)

  3. Administrasi Bisnis (Baik)

  4. Desain Grafis (Baik)

  5. Sistem Informasi (Baik)

  6. Ilmu Komunikasi (Baik)

  7. Teknik Informatika (Baik)

  8. Teknik Mesin (Baik)

  9. Teknik Elektro (Baik)

  10. Teknik Industri (Baik)

  11. Psikologi (Baik)

  12. Hukum (Baik)

Baca Juga: Portofolio UTBK SNBT dan SNBP 2026, SImak Pengertian, Jenis, dan Cara Membuatnya Agar Lolos Seleksi

Kehadiran 12 program studi tersebut dikemas dalam kurikulum modern yang dirancang untuk menghasilkan sarjana profesional dan siap kerja. 

Lokasi kampus yang berada di kawasan industri strategis di Kabupaten Bekasi menjadi nilai tambah, karena membuka peluang kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

Mengusung tagline “Unggul Selaras Industri”, USI menargetkan diri menjadi mercusuar pendidikan tinggi swasta yang menjadi rujukan nasional. 

Komitmen ini sejalan dengan visi USI: menjadi perguruan tinggi swasta yang menghasilkan tenaga profesional untuk memenuhi kebutuhan industri, dan berperan aktif dalam inovasi industri bagi kemajuan bangsa Indonesia dan masyarakat global pada tahun 2034.

Misi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan berkualitas, penelitian yang mendorong inovasi industri, pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi, kerja sama nasional dan internasional, serta tata kelola perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu dan akreditasi.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah Pascabencana di Sumatra Tembus Rp1,254 Triliun, Sudah 1.741 Sekolah Teken PKS

USI dari Bekasi untuk Indonesia Emas bukan sekadar slogan, tetapi tekad untuk menghadirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Di tengah persaingan global dan derasnya arus transformasi industri, Universitas Sains Indonesia hadir membawa harapan baru. 

Dari Bekasi, langkah kecil itu ditata dengan visi besar: mencetak generasi profesional yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap membawa Indonesia menuju masa depan emas yang lebih bermartabat dan berdaya saing. ***