POJOKSATU.id - Kapan Presiden mengumumkan pencairan THR 2026? Pertanyaan ini ramai disampaikan guru sertifikasi dan non sertifikasi sejak memasuki awal Ramadan.

Berdasarkan keterangan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa anggaran THR 2026 untuk ASN telah disiapkan sebesar Rp55 triliun.

Namun, pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Per 1 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, belum ada pernyataan resmi terkait jadwal pengumuman tersebut.

Baca Juga: Kekurangan 1 Bulan TPG 2025 Masih Menggantung? Ini Analisis Potensi Pencairan di Awal Tahun Anggaran 2026

Presiden sendiri telah kembali ke Tanah Air sejak 27 Februari 2026 usai melakukan kunjungan luar negeri.

Dengan demikian, publik memperkirakan pengumuman THR akan dilakukan dalam waktu dekat.

Jika mengacu pada pola tahun sebelumnya, pada 2025 pengumuman THR disampaikan langsung oleh Presiden pada hari ke-11 Ramadan di Istana Negara.

Skema tahun ini masih menunggu regulasi resmi berupa Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Keuangan yang akan menjelaskan rincian penerima, termasuk apakah komponen TPG dan gaji ke-13 masuk dalam perhitungan.

Baca Juga: Rudal Iran Hantam Pemukiman Warga Beit Shemesh Israel Tengah, 8 Tewas 20 Luka-luka

Khusus bagi guru, perkembangan terbaru datang dari kebijakan penyaluran tunjangan profesi guru (TPG) yang kini dibayarkan setiap bulan.

Direktur Jenderal GTK Kemendikdasmen sebelumnya menyampaikan bahwa perubahan dari sistem tiga bulanan menjadi bulanan bertujuan memberi kepastian dan meningkatkan kesejahteraan guru.

Sepanjang 2025, realisasi penyaluran tunjangan ASN disebut mencapai 99,93 persen.

Rinciannya, TPG tersalur Rp67,28 triliun kepada 1,48 juta guru, TKG Rp2,27 triliun kepada 57.683 guru, dan tambahan penghasilan atau tamsil Rp470 miliar kepada 191.200 guru.

Untuk THR 2026, guru ASN dipastikan menjadi bagian dari skema ASN. Sementara guru non ASN masih menunggu kejelasan regulasi apakah akan ada kebijakan tambahan di luar skema yang berlaku saat ini.

Pemerintah mengimbau para guru memastikan data dan rekening tetap valid agar tidak terjadi kendala saat pencairan.***