POJOKSATU.id - Bapak ibu guru diimbau untuk segera melakukan pengecekan pada akun Info GTK masing-masing.
Utamanya bagi guru ASN maupun Non ASN lulusan PPG 2025 yang datanya masih belum valid.
Perlu diketahui bahwa pada tanggal 10 Februari 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan penarikan data.
Dan hasil penarikan data telah keluar per tanggal 11 Februari 2026.
Baca Juga: Satgas Saber Cek di Pasar Ciruas Serang, Pastikan Harga Daging Sapi Sesuai HAP
Sejumlah guru mengaku bahwa setelah penarikan data tanggal 10 Februari 2026, ternyata banyak guru yang status rekening bank masih belum valid.
Dan hal ini kebanyakan dialami oleh guru lulusan PPG 2025.
Perlu dipahami bahwa untuk guru Non ASN, rekening akan dibuatkan oleh pemerintah pusat.
Bapak ibu guru hanya perlu melakukan aktivasi Ketika rekening Sudah muncul di Info GTK.
Setelah rekening muncul dan sudah diaktivasi maka status Info GTK akan otomatis valid.
Namun jika rekening masih belum muncul maka bapak ibu guru diimbau untuk bersabar.
Sementara itu bagi guru ASN, rekening yang digunakan biasanya menggunakan rekening gaji.
Apabila rekening guru ASN tidak valid ada beberapa penyebabnya.
Seperti perubahan kebijakan pada bank penyalur.
Atau adanya perubahan data rekening namun belum diperbarui oleh operator dinas.
Lantas apakah TPG akan tetap dicairkan jika rekening tidak valid?
Perlu dipahami bahwa pencairan TPG tidak hanya ditentukan oleh satu komponen saja.
Baca Juga: Beasiswa Garuda 2026, Fokus 10 Bidang Prioritas Ini
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan TPG.
Mulai dari beban mengajar, status sertifikasi, keaktifan sudah valid, maka TPG akan tetap dihitung.
Akan tetapi pencairan pencairan TPG akan tertunda karena menunggu rekening valid.
Biasanya TPG akan dirapel ke bulan berikutnya jika rekening tidak valid pada bulan sebelumnya.
***



