POJOKSATU.id - Di bulan Februari ini ada kabar baik bagi seluruh guru non ASN penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2026.

Pasalnya dana TPG Januari 2026 bagi guru non ASN sudah mulai dicairkan.

Pencairan TPG guru Non ASN dilakukan mulai bulan Februari 2026 ini.

Sejumlah guru non ASN yang SKTP sudah terbit di akhir bulan Januari mengaku bahwa TPG ditransfer ke rekening pada awal bulan Februari lalu.

Baca Juga: Korban Miras Oplosan Di Subang Bertambah Jadi 8 Orang Meninggal, Bukti Lemahnya Pemerintah Melindungi Rakyatnya

Tentunya hal ini menjadi angin segar bagi guru non ASN.

Namun sayangnya TPG ini belum dicairkan bagi semua guru non ASN, karena hanya kategori tertentu saja yang sudah menerima tunjangan.

Informasi yang didapatkan Pojoksatu.id, pencairan TPG baru dilakukan untuk guru non ASN yang lulus PPG tahun 2024 dan sudah memenuhi syarat pencairan.

Ada dua syarat Utama pencairan TPG yairu status Info GTK valid serta SKTP sudah diterbitkan.

Jika kedua syarat tersebut telah terpenuhi maka system akan secara otomatis memasukkan guru ke dalam daftar pencairan.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Batas Akhir Pencairan TPG THR 100 Persen 2025, 83 Daerah Belum Lakukan Pembayaran!

Saat ini pencairan TPG 2026 dilakukan dengan mengandalkan system dan juga data bukan hanya berdasarkan status kepegawaian.

Selama status Info GTK valid dan SKTP sudah diterbitkan maka dana TPG akan segera dicairkan ke rekening guru.

Sementara itu bagi guru non ASN yang lulusan PPG 2025 diimbau untuk tetap bersabar.

Karena saat ini Sebagian besar guru Non ASN lulusan PPG 2025 masih belum mendapatkan rekening.

Baca Juga: VIRAL Uang Gaji Rp180 Juta Tertinggal di Taksi, Driver Ini Jujur Kembalikan Tanpa Mau Imbalan!

Rekening bagi guru Non ASN akan dibuatkan langsung oleh Pemerintah pusat.

Jadi apabila ada keterangan muncul 'Rekening tidak ditemukan' pada Info GTK tidak perlu panik.

Karena saat ini masih dalam tahap pembuatan rekening oleh Pusat.

Sementara bagi guru Non ASN lulusan lama yang belum terbit SKTP bisa cek akun Info GTK apakah ada kendala atau masalah yang dialami.

Apabila terdapat masalah maka segera lakukan perbaikan dan pemutakhiran data di Dapodik.

***