POJOKSATU.id - Viral sebuah kisah kejujuran yang jarang terdengar kembali di media sosial.

Cerita ini bermula dari unggahan akun Threads @martin.ml.pasaribu, yang membagikan pengalaman seorang pemilik perusahaan di Parung Panjang, Bogor.

Saat menyadari uang gaji karyawan sebesar Rp180 juta tertinggal di dalam taksi yang baru saja ia tumpangi.

Baca Juga: Banjir Kiriman Bogor Ancam Bekasi, TMA P2C Capai 650 Cm: Warga Bantaran Kali Diminta Siaga!

Menurut kesaksian yang diunggah, uang dalam jumlah besar itu seharusnya digunakan untuk menggaji para karyawan di perusahaannya.

Sang pemilik mengaku sering menggunakan layanan salah satu taksi berwarna biru dan tidak pernah menyangka akan mengalami kejadian itu.

Namun kepanikan itu engga berlangsung lama.

Baca Juga: Nama Pendiri Agensi Muncul dalam Berkas Kasus Jeffrey Epstein, Chappell Roan Resmi Tinggalkan Wasserman

Driver dengan nomor armada BDE 6142, bernama Aditya Adandi Nasution, muncul kembali di kantor perusahaan sambil membawa seluruh uang yang tertinggal.

Uang pun benar benar utuh tanpa berkurang sedikit pun.

Sang pemilik perusahaan telah berupaya memberikan uang terima kasih sebagai bentuk penghargaan.

Baca Juga: Gerakan Anak Negeri Sembelih Seekor Sapi di Pengungsian Dusun Lhokpungki Aceh Utara, Gelar Meugang Sambut Ramadan

Namun Aditya menolak ia hanya menyebut bahwa mengembalikan barang milik penumpang adalah tanggung jawabnya sebagai pengemudi.

Sikap ini membuat publik tersentuh unggahan tersebut langsung viral dan memancing apresiasi dari para netizen media sosial.

Banyak yang menyebut tindakan Aditya sebagai bukti bahwa kejujuran masih ada di Indonesia.

Tidak sedikit pula yang meminta pihak perusahaan taksi memberi penghargaan khusus atas integritas dan kejujurannya sang driver.

Hal ini juga menjadi pelajaran untuk semua orang untuk bisa bersikap jujur dimanapun berada.***